Penembakan Gedung Putih, Pelaku Tewas Ditembak Agen AS
Dinas Rahasia AS memastikan pelaku penembakan di dekat Gedung Putih tewas setelah baku tembak dengan agen keamanan. Donald Trump dilaporkan aman.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia akan dominan berpotensi mengalami cuaca berawan hari ini, Rabu (11/8/2021).
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang diunggah BMKG melalui laman www.bmkg.go.id yang dikutip di Jakarta, Rabu pagi, potensi berawan pada siang hari akan dialami oleh sejumlah daerah di Indonesia, yakni Denpasar, Bandung, Palangkaraya, Samarinda, Bandarlampung, Ambon, Kupang, Jayapura, Pekanbaru, Mamuju, dan Palembang.
Sedangkan sejumlah wilayah yang akan mengalami cuaca berawan pada malam hari adalah Serang, Jambi, Bandung, Tanjung Pinang, Ambon, Jayapura, Manokwari, Makassar dan Kendari.
Untuk wilayah yang diprakirakan akan mengalami cuaca cerah berawan selama sehari penuh adalah Banda Aceh, DIY, Jakarta, Tarakan, Pangkal Pinang, Mataram dan Manado.
Hanya sedikit wilayah yang akan mengalami potensi hujan. Untuk potensi hujan dengan intensitas sedang, antara lain Kendari dan Padang di siang hari serta Bengkulu dan Medan.
Potensi hujan dengan intensitas ringan akan dialami oleh Bengkulu, Jambi, Banjamasin, Tanjung Pinang, Ternate, Manokwari, Makassar dan Medan di siang hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dinas Rahasia AS memastikan pelaku penembakan di dekat Gedung Putih tewas setelah baku tembak dengan agen keamanan. Donald Trump dilaporkan aman.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.