Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
PM Israel Naftali Bennet saat menerima telepon Presiden AS Joe Biden/The Jerussalem Post
Harianjogja.com, JAKARTA - Naftali Bennett resmi dilantik sebagai Perdana Menteri (PM) Israel pada Minggu (13/06/2021) malam menggantikan Benjamin Netanyahu.
Bennet memutus kekuasaan Benjamin Netanyahu yang berlangsung selama 12 tahuh. Lantas, siapakah sosok Naftali Bennett? Apa yang akan terjadi dengan Palestina jika Bennett naik menjadi PM Israel?
Dilansir dari Channel News Asia, Bennett merupakan seorang Yahudi religius sukses menghasilkan jutaan dolar sebagai CEO perusahaan teknologi atau hi-tech yang sebagian besar berpemikiran sekuler.
Bennet juga merupakan seorang juara gerakan pemukiman yang tinggal di pinggiran kota Tel Aviv. Dirinya merupakan politisi yang bergerak di poros sayap kanan, penentang dari kebijakan Benjamin Netanyahu.
“Dia adalah pemimpin sayap kanan, garis keras keamanan, tetapi pada saat yang sama sangat pragmatis,” kata Yohanan Plesner, kepala Institut Demokrasi Israel, yang telah mengenal Bennett selama beberapa dekade dan bertugas bersamanya di militer seperti dilansir Channel News Asia, Senin (14/6/2021).
Sebenarnya Bennett dan Netanhayu pernah memiliki kedekatan yang cukup baik pada saat Bennett menjabat menjadi Kepala Staf Netanhayu. Namun, karena perselisihan yang masih misterius, membuat Bennett akhirnya keluar dari Kepala Staf pemerintahan Netanyahu.
| Baca Juga : Naftali Bennett Resmi Jadi PM Israel, Joe Biden Ucapkan Selamat |
|---|
Setelah itu, Bennett berkampanye sebagai pendukung sayap kanan menjelang pemilihan Maret dan menandatangani janji di TV nasional yang mengatakan dia tidak akan pernah membiarkan Yair Lapid, seorang sentris dan saingan utama Netanyahu, menjadi Perdana Menteri Israel.
ANTI PALESTINA
Dengan terpilihnya Bennet, banyak pihak memprediksi konflik antara Palestina dan Israel semakin panas. Pasalnya, Bennet jelas-jelas menentang kemerdekaan Palestina dan sangat mendukung permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem timur.
Dua wilayah itu yang dilihat oleh Palestina dan sebagian besar masyarakat internasional sebagai hambatan utama bagi perdamaian Palestina-Israel.
Selain itu, Bennett dengan keras mengkritik Netanyahu setelah perdana menteri setuju untuk memperlambat pembangunan pemukiman di bawah tekanan dari Presiden Barack Obama beberapa tahun silam.
Netanyahu juga sudah mencoba dan gagal untuk menghidupkan kembali proses perdamaian di awal masa jabatan pertamanya.
Dengan terpilihnya Bennett menjadi PM Israel membuat dirinya menjadi generasi ketiga yang memimpin negara yang berdiri 73 tahun lalu ini. Seorang Kolumnis bernama Anshel Pfeffer menyebut Bennett sebagai "Israel 3.0”.
Menurut Pfeffer, Bennet merupakan seorang nasionalis Yahudi tetapi tidak terlalu dogmatis. Sedikit religius, tapi tentu saja tidak taat. Seorang pria militer yang lebih menyukai kenyamanan kehidupan perkotaan sipil. Serta pengusaha perusahaan teknologi tinggi yang tidak ingin menghasilkan jutaan dolar lagi.
"[Bennet merupakan] Seorang pendukung Tanah Besar Israel, tetapi bukan pemukim. Pendukung Tanah Besar Israel tetapi bukan pemukim. Dan dia mungkin juga bukan politisi seumur hidup,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
RUU Perampasan Aset ditargetkan disahkan paling lambat Desember 2026. Pengamat Hardjuno Wiwoho meminta pengawasan ketat agar aturan tak disalahgunakan.
Bupati Sidoarjo Subandi memastikan santri yang diduga keracunan MBG telah ditangani. Pemkab akan mengecek SPPG penyedia makanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo 2 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di beberapa stasiun.
Jadwal KSPN Jogja 2 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 2 September 2026 tersedia dalam 12 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.