Inflasi Pangan Meningkat Mencapai 5,03%, BI Soroti Dampak El Nio di Sejumlah Daerah
BI mewaspadai dampak El Niño terhadap inflasi pangan yang mencapai 5,03% pada September 2026. Beras, cabai, dan bawang merah menjadi perhatian.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BEIJING - Direktur Medis Sinovac Zeng Gang mengeklaim vaksin COVID-19 buatannya aman digunakan untuk bayi berusia tiga tahun hingga remaja berusia 17 tahun.
Produsen farmasi asal China Sinovac tersebut, pada Senin (22/3/2021), mengeluarkan pernyataan itu setelah melihat hasil uji klinis tahap I dan II untuk bayi dan remaja.
Vaksin ini merupakan yang pertama di dunia yang diuji coba untuk bayi dan remaja, demikian Zeng dikutip media China, Selasa.
Baca juga: India Suntik Vaksin Corona 2 Juta Per Hari, Indonesia Hanya 36.000
Ia mengatakan bahwa berdasarkan uji klinis tahap I vaksin tersebut secara umum aman untuk 72 remaja dan tahap II untuk 480 remaja.
Dalam uji klinis yang dilakukan di China itu, ditemukan tingkat efek samping 23,7 hingga 29 persen dengan gejala ringan. Ada dua anak, masing-masing berusia tiga dan enam tahun yang dilaporkan mengalami gejala demam setelah disuntik vaksin Sinovac.
Kelompok umur yang mendapatkan dosis berbeda dalam uji coba terkontrol itu semuanya memperoleh kekebalan yang memenuhi syarat.
"Namun berapa dosis yang harus digunakan untuk menyuntik kelompok usia yang berbeda itu masih dalam pembahasan," kata Zeng.
Baca juga: Keputusan Ibadah Haji 2021 Akan Segera Diumumkan
Hasil uji coba tahap I dan II itu sudah cukup bagi Sinovac untuk mengajukan permohonan izin kepada otoritas terkait di China agar bisa digunakan secara massal
Sementara itu, Sinopharm, produsen vaksin lainnya asal China, sedang melakukan uji klinis pada anak-anak.
Di China, sudah 45 juta warga yang telah mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin COVID dan 21 juta orang dosis kedua. Satu persen warga mengungkapkan keluhan, kebanyakan alergi, setelah disuntik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BI mewaspadai dampak El Niño terhadap inflasi pangan yang mencapai 5,03% pada September 2026. Beras, cabai, dan bawang merah menjadi perhatian.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Jumat 23 Oktober 2026. Tersedia 12 jadwal keberangkatan dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Rencana penghentian ekspor gas perlu diimbangi kesiapan pembeli domestik, infrastruktur penyaluran, dan kepastian harga bagi kontraktor migas.
BMKG menyebut sejumlah daerah di Jawa Tengah masih waspada kekeringan pada akhir Oktober 2026. Purworejo mencatat 172 hari tanpa hujan.
Kemenag Kulonprogo menggelar salat istisqa di Pengasih saat kemarau panjang. Warga diajak beristighfar, menjaga lingkungan, dan menghemat air.
PSM Makassar menang 1-0 atas Persebaya Surabaya lewat gol bunuh diri Yuran Fernandes. Agung Mannan mendapat kartu merah pada menit 90+3.