Keputusan Ibadah Haji 2021 Akan Segera Diumumkan

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Esam Althagafi (depan kiri) danWakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi(depan kanan) usai melakukan pertemuan di Kantor Kementerian Agama Jakarta, Senin (22/03/2021) - Twitter/@Kemenag
23 Maret 2021 09:47 WIB Oktaviano DB Hana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Esam Althagafi mengatakan keputusan resmi negaranya terkait penyelenggaraan ibadah haji 2021 atau 1442 Hijriah akan segera diumumkan.

"Insyaallah dalam waktu dekat ada pengumuman resmi," ujarnya usai bertemu Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi di Kantor Kementerian Agama Jakarta, Senin (22/03/2021). 

Menurut Esam, Arab Saudi terus melakukan persiapan untuk dapat kembali menerima kedatangan jemaah umrah dan haji. Dia juga menyebutkan pihaknya terus berupaya untuk mengkaji kemungkinan pelaksanaan ibadah haji.

BACA JUGA : IPHI DIY Desak Pemerintah Beri Penjelasan soal Haji 2021

Kajian utamanya, lanjut Esam terkait dengan protokol kesehatan pada pelaksanaan haji. Pasalnya, dia menegaskan bahwa upaya menjaga keselamatan jemaah haji menjadi hal terpenting.

"Kami berharap jemaah dapat tiba di Arab Saudi dan kembali pulang ke negaranya dengan selamat," tutur Esam yang hadir di Kemenag untuk menyampaikan hibah 100 ton kurma dan 10 ribu mushaf Al-Qur'an untuk dibagikan kepada muslimin Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Wamenag Zainut menegaskan bahwa sejumlah persiapan terus dilakukan pemerintah Indonesia, meskipun belum ada kepastian dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan ibadah haji. 

"Kementerian Agama terus melakukan persiapan sembari menunggu informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi terkait kemungkinan keberangkatan jemaah haji Indonesia. Sejumlah persiapan terus kami lakukan misalnya dari penyiapan dokumen hingga vaksinasi Covid-19 bagi jemaah," kata Zainut.

BACA JUGA : Cek Fakta: Haji 2021 Dibuka Tanpa Batasan Jemaah

Wamenag berharap pandemi di Indonesia, Arab Saudi, hingga dunia dapat segera diatasi. "Sehingga umat Islam dari Indonesia dan negara lainnya, dapat kembali berangkat ke Tanah Suci untuk beribadah haji," kata Wamenag. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia