BRI Dorong Pedagang Pasar Kranggan Jogja Pakai QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis

Newswire
Newswire Kamis, 22 Oktober 2026 13:32 WIB
BRI Dorong Pedagang Pasar Kranggan Jogja Pakai QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis

Salah satu pedagang di Pasar Kranggan, Jogja, menggunakan QRIS BRI untuk memudahkan transaksi pembayaran pembeli.

Harianjogja.com, JOGJA—Pedagang di Pasar Kranggan, Jogja, mulai memanfaatkan pembayaran digital untuk melayani pelanggan. Melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) BRI, pembeli bisa membayar belanjaan cukup dengan memindai kode QR tanpa harus menyiapkan uang tunai.

Pemanfaatan pembayaran nontunai tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Transaksi digital juga memberi alternatif bagi pelanggan yang terbiasa menggunakan aplikasi pembayaran dalam aktivitas sehari-hari.

Untuk memperluas pemanfaatannya, BRI Branch Office (BO) Yogyakarta Cik Ditiro menggelar sosialisasi penggunaan QRIS kepada para pedagang di Pasar Kranggan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai cara menggunakan pembayaran digital dalam kegiatan jual beli.

Dalam sosialisasi tersebut, pedagang mendapatkan edukasi mengenai penggunaan QRIS, manfaat transaksi nontunai, serta pentingnya memastikan pembayaran berhasil sebelum menyeloesaikan transaksi.

Branch Office Head BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro, Rizqi Darajat, mengatakan penggunaan QRIS menjadi salah satu langkah untuk membantu pedagang mengikuti perubahan kebiasaan transaksi masyarakat.

“BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro terus berupaya mendorong pelaku UMKM agar dapat beradaptasi dengan perkembangan transaksi digital. Melalui pemanfaatan QRIS BRI, kami berharap para pedagang di Pasar Kranggan dapat memberikan alternatif pembayaran yang lebih praktis bagi pelanggan sekaligus memperluas pemanfaatan layanan keuangan digital di pasar tradisional,” ujarnya, Kamis (22/10/2026)

Ia menambahkan, edukasi dan pendampingan diperlukan agar pedagang semakin memahami penggunaan QRIS secara aman dan optimal untuk mendukung aktivitas usaha sehari-hari.

Bagi pedagang pasar tradisional, keberadaan pilihan pembayaran nontunai dapat membantu melayani pelanggan dengan kebutuhan transaksi yang beragam. Sementara itu, pembeli memperoleh alternatif pembayaran yang praktis tanpa harus selalu membawa uang tunai.

Meski demikian, keamanan transaksi tetap perlu menjadi perhatian. Pedagang diimbau memastikan pembayaran telah berhasil diterima sebelum menyerahkan barang kepada pembeli.

BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro terus mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital melalui edukasi kepada pelaku UMKM. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pedagang dalam menggunakan teknologi pembayaran sekaligus memperkuat kesiapan usaha mereka menghadapi perkembangan ekosistem pembayaran nasional.

Digitalisasi tersebut diharapkan mendukung aktivitas ekonomi di Pasar Kranggan agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mempertahankan perannya sebagai pusat perdagangan masyarakat yang dekat dengan kehidupan warga Jogja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online