Iuran BPJamsostek Turun, Pekerja Pamsimas di Jogja Dapat JKK dan JKM
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
Ilustrasi. /REUTERS-Susana Vera
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa ketersediaan ruang isolasi di seluruh rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di berbagai provinsi Indonesia masih memadai untuk merawat pasien Covid-19.
Berdasarkan keterangan pers Kementerian Kesehatan yang dikutip di Jakarta, Rabu (14/10/2020), disebutkan bahwa saat ini di Indonesia terdapat 903 rumah sakit rujukan Covid-19 seiring terus bertambahnya kapasitas ruang isolasi.
“Saat ini kita mempunyai 132 RS rujukan Kemenkes dan 771 RS rujukan berdasarkan SK gubernur. Dengan bertambahnya jumlah RS rujukan ini maka kapasitas RS yang punya ruang isolasi meningkat,” kata Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan dr Rita Rogayah Sp.P (K), M.A.R.S, seperti dikutip Antara--jaringan Harianjogja.com.
Saat ini, kata dia, ruang isolasi terus bertambah sejak dari Maret sampai Oktober. Dari RS rujukan Covid-19 terdapat 35.000 tempat tidur sementara dari RS rujukan berdasarkan SK gubernur terdapat 51.222 tempat tidur isolasi.
Baca Juga: Aktivisnya Ditangkap Polisi, KAMI Siap Berikan Pendampingan Hukum
“Jadi kami lihat saat ini terutama yang jadi fokus perhatian adalah Jakarta. Jakarta saat ini sudah punya sekitar 5.000 tempat tidur dengan penambahan itu terlihat dari satu bulan ini yang tadinya punya 4.000 saat ini punya 6.000 tempat tidur,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa Jakarta adalah salah satu dari 11 provinsi prioritas penanganan Covid-19 oleh pemerintah. Ke-11 provinsi tersebut antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Bali, Papua, Banten, dan Aceh.
“Kapasitas dari 11 provinsi yang ada maka persentase penggunaan ruang isolasi masih di 40 hingga 60 persen. Kondisi rasio penggunaan tempat tidur dengan ruang isolasi yang tersedia masih mencukupi. Mudah-mudahan tidak bertambah kasusnya, tapi kami siapkan RS rujukan Covid-19 baik yang berdasarkan SK Menkes maupun SK gubernur,” kata Rita Rogayah.
Baca Juga: Hakim Vonis Seumur Hidup, Pengamat: Kasus Jiwasraya Tetap Harus Terus Dikawal
Data yang dilaporkan Satgas Covid-19 per hari Rabu (13/10/2020) 2020 kasus Covid-19 bertambah 3.906 kasus sehingga total menjadi 340.622 kasus. Sedangkan pasien sembuh bertambah 4.777 orang dengan total pasien Covid-19 yang berhasil pulih menjadi 263.296 orang.
Sementara untuk kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia hingga kini bertambah 92 jiwa menjadi 12.027 kematian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.