Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKRTA--Politikus Gerindra curiga, duit PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengalir untuk Pilpres.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyinggung mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hary Prasetyo atas kerugian yang saat ini dialami Jiwasraya.
Poyuono bahkan terang-terangan mencurigai adanya dugaan pembobolan keuangan Jiwasraya yang kemudian disalurkan untuk kampanye salah satu calon tertentu di Pilpres 2019.
Kecurigaan itu bukan tanpa alasan, sebab Poyuono merasa aneh dengan mantan direktur keuangan yang kemudian justru diangkat mengisi jabatan di Kantor Staf Presiden era Jokowi - Jusuf Kalla sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian III bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-Isu Ekonomi Strategis.
"Jangan sampai ada dana Jiwasraya yang dibobol mantan Direksi Jiwasraya yang kemudian menjadi staff di KSP disalurkan ke dana pemenangan kampanye Pilpres 2019," kata Poyuono dalam keterangan tertulis, Kamis (26/13/2019).
Terkiat itu, Poyuono meminta pada pihak terkait untuk melakukan penyelidikan langsung apakah ada keterkaitan dengan Harry, sehingga ia bisa mendapat jabatan di KSP.
"Dan perlu diselidiki juga sampai mantan Direktur Jiwasraya yang sudah membangkrutkan negara bisa jadi staff di KSP?. Siapa yang mengusulkan pasti ada benang merah dengan pembobolan Jiwasraya tersebut," ujar Poyuono.
Poyuono kemudian meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat melakukan suvervisi Kejaksaan Agung dakam proses penyidikan kasus kerugian Jiwasraya.
"KPK sebaiknya melakukan supervisi terhadap Kejaksaan Agung yang sedang menyidik kasus dugaan mega Korupsi PT Jiwas Raya dengan modus operandi investasi saham tapi saham yang diborong saham junk semua alias saham sampah," kata Poyuono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.