Waspada! Konflik Timur Tengah Berpotensi Jadi Alat Propaganda Ekstremis
Pakar UI Muhamad Syauqillah mengingatkan bahaya propaganda konflik global yang dimanfaatkan kelompok ekstremis untuk memicu perpecahan di Indonesia.
Ilustrasi seorang bocah terlihat di puing-puing bangunan yang rusak di Douma, Ghouta Timur, di Damaskus, Suriah 21 Maret 2018./Reuters
Harianjogja.com, IRAK--Ledakan bom dari sebuah bus menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai sejumlah orang lainnya di dekat Karbala, kota suci Irak, wilayah selatan Baghdad pada Jumat, demikian pernyataan dinas keamanan Irak.
Dikutip Antara, dua juru bicara Kepolisian di daerah tersebut mengungkapkan bahwa bom yang terpasang di bus meledak di pintu masuk utara kota Kerbala, hingga menghanguskan kendaraan.
Menurutnya, para korban terluka langsung dilarikan ke rumah sakit dan tidak ada pihak yang segera mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.
Serangan semacam itu di sebagian besar Muslim Syiah, Irak selatan jarang terjadi beberapa tahun terakhir, terutama setelah kekalahan teritorial ISIS di Irak pada 2017.
Namun kelompok ISIS terus melancarkan serangan terhadap pasukan keamanan di utara negara tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pakar UI Muhamad Syauqillah mengingatkan bahaya propaganda konflik global yang dimanfaatkan kelompok ekstremis untuk memicu perpecahan di Indonesia.
Kia Carens EV membuka pemesanan awal di Indonesia mulai 26 Oktober 2026. Simak empat varian, estimasi harga, dan fitur unggulannya.
Studi pada 8.783 orang dewasa menemukan konsumsi makanan ultra-proses tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko cedera vaskular otak.
IBM mengingatkan perbankan soal risiko Shadow IT akibat penggunaan aplikasi AI tanpa izin. Edukasi karyawan dan tata kelola data dinilai penting.
UNY meraih gelar ganda Campus League Futsal Regional Yogyakarta 2026 setelah tim putri menang 1-0 dan tim putra melibas UNNES 6-0.
Investasi Temanggung mencapai Rp1,806 triliun hingga 26 Oktober 2026 atau 84% target tahunan, dengan 22.307 tenaga kerja terserap.