Kemenpar Perketat Keselamatan Wisatawan di Kawasan Gunung Api
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Jemaah melakukan salat Jumat di Masjidil Haram di bawah suhu lebih dari 40 derajat Celcius di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (12/7/2019). Jemaah mulai berdatangan dari berbagai negara untuk melaksanakan ibadah haji 1440 Hijriah./ANTARA FOTO-Hanni Sofia
Harianjogja.com, JAKARTA - Dokter spesialis saraf Untung Gunarto mengingatkan jemaah calon haji untuk mewaspadai heat stroke saat melakukan kegiatan di luar ruangan dengan kondisi cuaca panas yang ekstrem.
"Para calon haji yang melakukan kegiatan di luar ruangan dengan kondisi cuaca panas yang ekstrem harus berhati-hati terhadap heat stroke," katanya di Purwokerto, Minggu (28/7/2019).
Dokter Untung yang praktik di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah tersebut menjelaskan, heat stroke merupakan kondisi cedera panas yang paling serius dan dapat menyebabkan kematian.
"Heat stroke ini bisa terjadi karena ada proses kegagalan pengendalian panas dan kegagalan sistem jantung serta pembuluh darah tubuh kita, seseorang bisa terkena heat stroke ini, sekalipun kondisi sehat," katanya.
Dia menyebutkan, tanda-tanda heat stroke adalah suhu tubuh di atas 40.5 derajat Celcius, penurunan tekanan darah, gangguan nafas dan kondisi jantung yang berdebar-debar.
Selain itu, kata dia, heat stroke juga menyebabkan perubahan kondisi atau status mental, dan berkurangnya kemampuan seseorang dalam menurunkan suhu tubuh.
"Tanda-tanda heat stroke yang mengancam jiwa yakni terjadinya proses penyumbatan pada pembuluh darah, mimisan, pendarahan dari pembuluh vena, luka memar, bengkak paru dan juga adanya tanda-tanda dari gagal ginjal akut," katanya.
Dia menambahkan, gejala yang biasa dijumpai pada pasien heat stroke adalah mengalami kelelahan, pusing, mual, dan juga muntah.
Sementara itu, dia juga mengingatkan calon haji untuk memperbanyak konsumsi air guna menghindari dehidrasi.
"Dehidrasi mudah dikenali dengan memantau warna cairan urin, turunnya berat badan yang cukup drastis, adanya rasa haus, merasa badan kurang nyaman, kulit memerah, cemas berlebihan, kram, apatis, malas, sakit kepala, mual, muntah, merasa gerah, leher kaku dan juga merasa kedinginan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.