ATSI: Penerapan MNP di Indonesia Bisa Butuh Waktu 34 Tahun
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Jemaah melakukan salat Jumat di Masjidil Haram di bawah suhu lebih dari 40 derajat Celcius di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (12/7/2019). Jemaah mulai berdatangan dari berbagai negara untuk melaksanakan ibadah haji 1440 Hijriah./ANTARA FOTO-Hanni Sofia
Harianjogja.com, JAKARTA - Dokter spesialis saraf Untung Gunarto mengingatkan jemaah calon haji untuk mewaspadai heat stroke saat melakukan kegiatan di luar ruangan dengan kondisi cuaca panas yang ekstrem.
"Para calon haji yang melakukan kegiatan di luar ruangan dengan kondisi cuaca panas yang ekstrem harus berhati-hati terhadap heat stroke," katanya di Purwokerto, Minggu (28/7/2019).
Dokter Untung yang praktik di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah tersebut menjelaskan, heat stroke merupakan kondisi cedera panas yang paling serius dan dapat menyebabkan kematian.
"Heat stroke ini bisa terjadi karena ada proses kegagalan pengendalian panas dan kegagalan sistem jantung serta pembuluh darah tubuh kita, seseorang bisa terkena heat stroke ini, sekalipun kondisi sehat," katanya.
Dia menyebutkan, tanda-tanda heat stroke adalah suhu tubuh di atas 40.5 derajat Celcius, penurunan tekanan darah, gangguan nafas dan kondisi jantung yang berdebar-debar.
Selain itu, kata dia, heat stroke juga menyebabkan perubahan kondisi atau status mental, dan berkurangnya kemampuan seseorang dalam menurunkan suhu tubuh.
"Tanda-tanda heat stroke yang mengancam jiwa yakni terjadinya proses penyumbatan pada pembuluh darah, mimisan, pendarahan dari pembuluh vena, luka memar, bengkak paru dan juga adanya tanda-tanda dari gagal ginjal akut," katanya.
Dia menambahkan, gejala yang biasa dijumpai pada pasien heat stroke adalah mengalami kelelahan, pusing, mual, dan juga muntah.
Sementara itu, dia juga mengingatkan calon haji untuk memperbanyak konsumsi air guna menghindari dehidrasi.
"Dehidrasi mudah dikenali dengan memantau warna cairan urin, turunnya berat badan yang cukup drastis, adanya rasa haus, merasa badan kurang nyaman, kulit memerah, cemas berlebihan, kram, apatis, malas, sakit kepala, mual, muntah, merasa gerah, leher kaku dan juga merasa kedinginan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.