CORE: Masih Ada 1 Juta Ton Molase untuk Dukung Bioetanol Nasional
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, INDRAMAYU--Korban jatuhnya pesawat latih jenis Cessna di Sungai Cimanuk sudah ditemukan dan dalam keadaan meninggal dunia.
"Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kapolres Indramayu, Polda Jawa Barat, AKBP Yoris M.Y Marzuki di Indramayu, Selasa (23/7/2019.
Yoris mengatakan korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia itu bernama Muhammad Salman Al Farisi, 25.
Sebelumnya korban bersama rekannya yaitu Arthur Arfa, 24 sedang berlatih menerbangkan pesawat latih jenis Cessna. Namun pada Senin (22/7/2019) sekitar pukul 14.50 WIB pesawat terjatuh ke Sungai Cimanuk.
"Korban sempat terseret arus Sungai Cimanuk dan dinyatakan hilang," katanya.
Pencarian korban sendiri lanjut Yoris sempat dihentikan pada Senin (22/7/2019) sekitar jam 20.00 WIB, karena cuaca dan pencahayaan yang kurang.
"Pada Selasa (23/7/2019) jam 08.00 WIB kami mulai lagi pencarian dan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia" katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.