Iran Kembalikan Batas Cadangan Uranium di Angka 5%

John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri Minggu, 07 Juli 2019 17:07 WIB
Iran Kembalikan Batas Cadangan Uranium di Angka 5%

Bendera Iran/Reuters

Harianjogja.com, JAKARTA--Iran menyatakan hari ini bahwa pihaknya akan mengurangi komitmennya pada kesepakatan nuklir tahun 2015 yang ditandatangani bersama negara industri maju dunia.

Dengan mengurangi janjinya itu, Iran akan menaikan batas pengayaan uraniumnya dari 36,7% menjadi apa yang disebut pejabat sebelumnya sebesar 5%. Iran mengklaim pengayaan itu bertujuan untuk menghasilkan bahan bakar untuk pembangkit listrik.

Dalam konferensi pers, pejabat senior Iran juga mengatakan Teheran akan terus mengurangi komitmennya setiap 60 hari kecuali jika penandatangan pakta itu bergerak untuk melindunginya dari sanksi AS. 
Hanya saja Iran tidak melihat komitmen dari negara industri maju termasuk Prancis, Inggris, dan Jerman untuk memenuhi janjinya.

“Kami akan melewati batasan pengayaan uranium 3,67% seperti disepakati sebelumnya,” ujar Juru bucara Pemerintah Iran, Ali Rabei seperti dikutip Aljazeera.com, Minggu (7/7).

Amerika Serikat sendiri yang ikut menandatangani kesepakatan itu ingkar janji dengan menyatakan keluar dari kesepakatan tersebut. Akibatnya, Iran terus dikenakan sanksi ekonomi oleh negara tersebut. 

Hubungan kedua negara juga memanas setelah Angkatan Udara Iran menembak jatuh pesawat mata-mata tanpa awak global Hawk milik AS dengan menggunakan peluru kendali.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online