Advertisement
Ngeri, Polisi Main Tembak Preman Jelang Asian Games
Kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Sumatra Selatan menembak belasan orang diduga sebagai preman menjelang Asian Games 2018. - Suara.com/Andhiko
Advertisement
Harianjogja.com, PALEMBANG- Jelang Asian Games 2018, polisi mengawasi warga yang diduga sebagai preman. Bahkan tak segan dilakukan penembakan.
Kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Sumatra Selatan menembak belasan orang diduga sebagai preman menjelang Asian Games 2018. Polisi menangkap setidaknya 15 tersangka dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas) dalam satu pekan terakhir.
Advertisement
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Budi Suryanto mengatakan, pada perhelatan Asian Games pada (18/8/2018) nanti mereka mengharapkan dapat menekan angka kejahatan terutama aksi 3C (curat, curas, curanmor) di wilayah kota Palembang. Sehingga perhelatan pesta olahraga se-Asia tersebut dapat berlangsung dengan aman.
"Sebanyak 15 pelaku kejahatan ini berasal dari tujuh laporan polisi atas kasus 3C," tegasnya di Mapolda Sumsel, Rabu (8/8/2018).
BACA JUGA
Menurutnya, pemberantasan preman ini merupakan bentuk ciptakondisi menjelang Asian Games selama di Palembang nanti. Pihaknya terpaksa memberikan tindakan tegas dan efek jera kepada pelaku kejahatan, jika mereka tetap beraksi ketika Asian Games. Bahkan, polisi menurutnya tak akan segan menembak di tempat.
“Kita melakukan upaya tindakan tegas terukur, namun jika membahayakan jelas akan ditembak di tempat,” ujarnya.
Upaya prefentif berupa operasi para preman pun masih tetap dilakukan terutama di wilayah rawan kejahatan di kota Palembang untuk memburu para DPO yang masih tetap beraksi menjelang Asian Games.
“Ada beberapa nama yang masuk DPO kita sekarang masih dalam pengejaran,” pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Memanas, Reza Pahlavi Ungkap Peta Jalan Transisi
- Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
Advertisement
Aduan Konsumen OJK DIY 2025 Naik Tajam, Didominasi Kredit dan Penipuan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BMKG Deteksi Tekanan Rendah, Cuaca Ekstrem Mengintai NTB
- Asuransi Kesehatan Terus Tumbuh, Ini Tantangan Industri Jiwa
- Kongres AS Usulkan Aneksasi Greenland Jadi Negara Bagian
- 57 Calon Haji Gunungkidul Batal Berangkat 2026
- Harga Emas Pegadaian Naik, Galeri24 dan UBS Meroket
- MTXLSMART Gelar Khitanan Massal Dukung Kesehatan Anak Mustahik
- PTSL 2026 Dipercepat, Kulon Progo Dorong Sertifikat Digital
Advertisement
Advertisement




