Pemilu Israel: Tak Ada Blok Raih Mayoritas, Netanyahu Terancam Tersingkir
Netanyahu kehilangan mayoritas di Knesset setelah pemilu Israel. Oposisi menjajaki dukungan partai Arab untuk membentuk pemerintahan baru.
Sugiono. /Instagram.
Harianjogja.com, JAKARTA— Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono menilai dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto oleh institusi di bawah presiden merupakan bentuk insubordinasi atau pembangkangan. Persoalan penyadapan tersebut juga berpeluang dibahas dalam pertemuan antarsekretaris jenderal maupun pimpinan partai politik.
Sugiono menyampaikan kemungkinan pertemuan tersebut seusai menghadap Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2026). Meski demikian, dia belum mengungkapkan waktu maupun format pertemuan yang akan digelar.
"Ya, bisa jadi. Bisa jadi [akan dilakukan]," ujarnya dikutip Rabu (4/11/2026).
Menurut Sugiono, dugaan penyadapan terhadap kepala negara perlu mendapat perhatian, termasuk dari sisi pengamanan komunikasi dan keamanan siber di lingkungan pemerintahan.
Terkait pihak yang bertanggung jawab menjaga keamanan siber Presiden beserta orang-orang di sekitarnya, Sugiono menyebut Istana Kepresidenan sebenarnya telah memiliki perangkat pengamanan.
"Saya kira perangkat Istana juga sudah ada, ya," katanya.
Dugaan Penyadapan Prabowo Jadi Bahan Evaluasi
Sugiono menilai persoalan tersebut perlu menjadi bahan evaluasi terhadap kebijakan keamanan siber di internasl pemerintah. Dia juga mengingatkan bahwa penyadapan tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena harus memiliki alasan dan melalui proses penyelidikan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Menurutnya, mekanisme penyadapan telah diatur dalam peraturan yang berlaku sehingga pelaksanaannya tidak dapat dilepaskan dari dasar hukum dan prosedur yang jelas.
"Saya kira itu juga jadi bahan evaluasi, ya. Tapi undang-undang yang ada mengatakan bahwa penyadapan ini kan merupakan sesuatu yang tidak mudah, harus ada alasan di balik itu, proses penyelidikan yang dilakukan. Kita akan lihat lagi evaluasi, monitoring," katanya.
Gerindra Pertanyakan Motif Penyadapan Presiden
Lebih jauh, Sugiono mempertanyakan alasan dan tujuan apabila benar terdapat institusi di bawah Presiden yang melakukan penyadapan secara langsung terhadap Prabowo Subianto.
Dia menilai tindakan semacam itu merupakan bentuk pembangkangan terhadap Presiden. Sugiono pun menegaskan pentingnya mengetahui motif di balik dugaan penyadapan tersebut.
"Ya, itu tadi, motifnya apa, niatnya apa? Kenapa ada institusi di bawah Presiden kemudian melakukan penyadapan terhadap Presiden? Itu insubordinasi," tandas Sugiono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Netanyahu kehilangan mayoritas di Knesset setelah pemilu Israel. Oposisi menjajaki dukungan partai Arab untuk membentuk pemerintahan baru.
Lima HP dari POCO, vivo, dan Huawei bisa menjadi pilihan pada November 2026. Simak spesifikasi dan harga masing-masing.
Pemkab Bantul melanjutkan PPBMP pada 2027 dengan anggaran Rp40 juta per padukuhan. Sebanyak 40% dialokasikan untuk penanganan kemiskinan dan stunting.
Marc Marquez berpeluang meraih gelar MotoGP 2026 di Qatar. Ia unggul 44 poin dan berpeluang melampaui rekor Valentino Rossi.
Crystal Palace bermain imbang 1-1 melawan Hoffenheim di Liga Europa. Gol Kamada menit akhir menyelamatkan 10 pemain Palace.
AC Milan kalah 0-2 dari Ferencvaros di Liga Europa. Dua gol Lenny Joseph dan kartu merah Bamidele Yusuf mewarnai laga.