Prabowo Janji Dana untuk Kabupaten dan Provinsi Bakal Bertambah di 2027

Akbar Evandio
Akbar Evandio Jum'at, 23 Oktober 2026 16:47 WIB
Prabowo Janji Dana untuk Kabupaten dan Provinsi Bakal Bertambah di 2027

Presiden Prabowo Subianto pimpin Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri, Rabu (21/10/2026)./BPMI Sekretariat Presiden\r\n\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menjanjikan aliran dana ke kabupaten dan provinsi akan lebih besar selama pemerintahannya dibandingkan periode sebelumnya. Prabowo juga meyakini penyaluran dana ke daerah akan kembali meningkat pada 2027 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pembuka dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

“Bukan kita kurangi uang ke kabupatenmu. Nanti saya buktikan, uang yang mengalir ke kabupatenmu, ke provinsimu, itu jauh lebih di zaman saya memerintah daripada yang sebelah ini,” ujar Prabowo.

Presiden meyakini penyaluran dana ke daerah akan meningkat pada tahun depan. Namun, dia tidak merinci besaran alokasi anggaran yang dimaksud maupun komponen dana yang digunakan sebagai pembanding dengan periode pemerintahan sebelumnya.

“Dan tahun akan datang, saya yakini akan lebih banyak lagi kita salurkan. Seluruh potensi kita adalah untuk memperkuat, tujuan kita rakyat kita sejahtera,” katanya.

Prabowo Ingin Ekonomi Daerah Lebih Bergerak

Prabowo menegaskan pemerintah ingin memperluas sumber penggerak ekonomi agar tidak hanya bertumpu pada aktivitas di pusat atau kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi. Menurutnya, daerah perlu menjadi salah satu tumpuan untuk memperluas kegiatan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita akan fokus sekarang untuk menggerakkan ekonomi tidak hanya di atas, kita mau menggerakkan ekonomi dari bawah, dari daerah-daerah. Dan semua daerah akan kita bangun, Saudara-saudara,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengapresiasi upaya penyaluran kredit kepada masyarakat. Dia menyatakan pemerintah akan meningkatkan upaya tersebut sebagai bagian dari strategi untuk menggerakkan perekonomian daerah.

Rencana peningkatan aliran dana ke daerah dan penguatan penyaluran kredit itu disampaikan dalam forum yang membahas percepatan akses keuangan daerah. Prabowo menekankan pentingnya menggerakkan kegiatan ekonomi dari berbagai wilayah, bukan hanya dari pusat.

Kesejahteraan Rakyat Jadi Ukuran Keberhasilan

Prabowo menegaskan keberhasilan pembangunan semestinya tercermin dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Dia mengaku ingin melihat rakyat Indonesia keluar dari kemiskinan dan menjadikan kondisi tersebut sebagai ukuran kebanggaan seorang pemimpin.

“Saya mau jadi presiden untuk lihat rakyat saya sejahtera, Saudara-saudara. Saya tidak mau jadi presiden rakyat saya miskin terus. Saya tidak mau jadi presiden. Malu saya, lebih baik saya nggak jadi presiden,” kata Prabowo.

Presiden juga mengingatkan para gubernur dan bupati bahwa keberhasilan memimpin daerah tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran yang tersedia. Menurutnya, kondisi masyarakat yang mereka layani menjadi hal penting dalam menilai keberhasilan kepemimpinan.

“Kebanggaan kita, para gubernur semua, ya, kebanggaanmu, para bupati, kebanggaan kalian sebagai pemimpin rakyat, kalau kalian datang ke rakyat, rakyatnya senyum, ah itu kebanggaan kalian,” tuturnya.

Melalui arah kebijakan tersebut, Prabowo menyatakan ingin mendorong pertumbuhan ekonomi dari daerah dan memperkuat kesejahteraan masyarakat. Meski demikian, besaran tambahan aliran dana ke kabupaten dan provinsi pada 2027 belum dirinci dalam pernyataannya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online