Transaksi Berjalan RI Defisit US$12,5 Miliar, Terburuk dalam Data BI
BI mencatat defisit transaksi berjalan RI US$12,5 miliar pada kuartal II/2026, menjadi yang terburuk dalam publikasi historis BI.
Bendera Iran.
Harianjogja.com, TEHERAN—Otoritas Iran menyatakan kerusakan pada fasilitas nuklir di negaranya belum berdampak pada keselamatan warga, meski serangkaian serangan dilaporkan terjadi sepanjang Maret 2026.
Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya perhatian global terhadap keamanan fasilitas nuklir Iran, terutama setelah adanya laporan kerusakan akibat serangan di sejumlah lokasi strategis.
Wakil Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Mohammad Reza Kardan, memastikan kondisi saat ini masih terkendali dan tidak mengancam kesehatan masyarakat.
“Hingga saat ini, kerusakan yang terjadi belum sampai pada tingkat yang mengancam kesehatan masyarakat,” ujarnya pada Senin (30/3/2026).
Ia menjelaskan tim ahli keselamatan radiasi sedang melakukan penilaian lebih lanjut untuk memastikan dampak dari kerusakan tersebut benar-benar aman bagi lingkungan sekitar.
Sebelumnya, pada Jumat (27/3/2026), AEOI melaporkan adanya serangan terhadap fasilitas produksi konsentrat uranium berbentuk bubuk atau yellowcake di Iran selatan.
Serangan tersebut disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel, yang menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Tidak hanya itu, pada Selasa (24/3/2026), Iran juga melaporkan serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr.
Namun, pihak berwenang menyebut fasilitas tersebut tetap beroperasi normal tanpa kerusakan maupun korban jiwa.
Serangkaian insiden juga terjadi sebelumnya, termasuk serangan pada 17 Maret yang tidak menimbulkan korban atau kerusakan material.
Selain itu, dua serangan dilaporkan menyasar fasilitas nuklir Natanz masing-masing pada 1 dan 21 Maret.
Meski menghadapi beberapa insiden dalam waktu berdekatan, pemerintah Iran menegaskan situasi tetap dalam kendali dan tidak menimbulkan risiko langsung bagi masyarakat.
Di sisi lain, perkembangan ini terus menjadi perhatian dunia karena berkaitan dengan stabilitas kawasan dan keamanan energi global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : A
BI mencatat defisit transaksi berjalan RI US$12,5 miliar pada kuartal II/2026, menjadi yang terburuk dalam publikasi historis BI.
Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia lima perjalanan. Cek jadwal keberangkatan dari kedua stasiun.
BNI membuka exclusive presale konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta. Nasabah bisa mendapat diskon tiket hingga 20% dan cicilan 12 bulan.
Jadwal Kereta Bandara YIA Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress dari Tugu Jogja maupun YIA.
Jadwal KRL Palur-Jogja Sabtu, 22 Agustus 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Palur hingga Stasiun Jogja.
adwal KRL Jogja-Solo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga tengah malam. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.