Advertisement
Kapolri Beri Atensi Khusus Kasus Air Keras Aktivis KontraS
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. /Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kapolri Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap penanganan kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Kepolisian memastikan proses penyelidikan dan pengungkapan kasus tersebut menjadi perhatian serius institusi Polri.
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir, yang menyebut pimpinan Polri telah memberikan arahan langsung agar kasus tersebut ditangani secara maksimal.
Advertisement
"Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini," kata Johnny di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan kepolisian telah melakukan sejumlah langkah awal dalam penanganan perkara, mulai dari olah tempat kejadian perkara hingga serangkaian tindakan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penyerangan.
BACA JUGA
Proses penanganan perkara tersebut merujuk pada Laporan Polisi Model A Nomor 222/III/2026/Satreskrim/Restro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat sebagaimana diatur dalam Pasal 467 ayat (2) dan/atau Pasal 468 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
"Bagian daripada menindaklanjuti atensi dan arahan Bapak Kapolri, penanganan yang ada di Satreskrim Polres Jakarta Pusat dilakukan backup, baik oleh Polda Metro Jaya maupun oleh dari Bareskrim khususnya dan kawan-kawan yang ada dari Mabes Polri," katanya.
Johnny menambahkan bahwa penyidik saat ini masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah saksi guna mengungkap secara jelas rangkaian peristiwa serta identitas pelaku. Ia memastikan proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan menggunakan pendekatan scientific crime investigation sebagai bagian dari penegakan hukum.
Polri juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut untuk melapor kepada aparat kepolisian. Pihaknya menjamin perlindungan bagi warga yang memberikan keterangan dalam proses penyelidikan.
"Kami pastikan warga yang memberikan informasi tetap kami berikan perlindungan," ujarnya.
Mantan Kapolda Papua Barat itu turut menyampaikan harapan agar korban segera pulih dari luka yang dialami dan proses pengungkapan kasus dapat berjalan cepat hingga pelaku berhasil ditangkap.
"Kami mengajak seluruh masyarakat, kita berdoa semoga proses ini dapat segera mendapat titik terang, terungkap siapa pelaku dan tertangkap pelakunya sehingga terang benderang, termasuk motif," imbuhnya.
Sebelumnya, Andrie Yunus dilaporkan menjadi korban serangan oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras ke arah tubuhnya. Insiden tersebut menyebabkan luka pada bagian tangan dan kaki korban serta mengganggu penglihatannya.
Peristiwa penyerangan terjadi setelah Andrie selesai melakukan rekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang membahas topik militerisme serta judicial review Undang-Undang TNI.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, sekitar pukul 23.37 WIB korban tengah mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.
Saat itu dua orang pelaku yang juga menggunakan sepeda motor mendekati korban sebelum menyiramkan air keras, lalu segera melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuhnya dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Sinergi TNI-Warga Srimulyo Bantul Sukses Bangun Jalan 541 Meter
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KPK Ungkap Alasan Baru Tahan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Kasus Haji
- Kereta Cepat Whoosh Normal 62 Perjalanan per Hari Mulai 14 Maret 2026
- Film Na Willa Tayang Perdana di 22 Kota, Tiket Nonton Duluan Sold Out
- Gusti Putri Dorong Solidaritas Perempuan DIY Lewat Agenda Mbok Mlayu
- Mudik Kulonprogo 2026: BPBD Ingatkan Jalur Longsor dan Cuaca Ekstrem
- Stok BBM dan LPG di Kilang Balongan Aman Jelang Idulfitri 2026
- Melodia Ingin Jadi Rumah Kedua Musisi Jogja
Advertisement
Advertisement







