Advertisement
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Fee Proyek
Kantor KPK / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, BENGKULU—Muhammad Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong, Bengkulu, dibawa ke Jakarta pada Selasa (10/3/2026) pagi setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin (9/3/2026) sore. Penindakan tersebut diduga berkaitan dengan praktik pemberian fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Informasi yang dihimpun menyebutkan tim KPK melakukan penindakan setelah melalui rangkaian penyelidikan tertutup.
Advertisement
Berdasarkan pantauan di lapangan, KPK membawa tujuh orang untuk menjalani pemeriksaan awal. Salah satu yang diamankan adalah Muhammad Fikri Thobari yang terlihat mengenakan baju putih dan celana jeans saat dibawa petugas.
Proses pengamanan tersebut dilakukan dengan pengawalan ketat dari personel Polresta Bengkulu serta Polres Kepahiang.
BACA JUGA
Kronologi OTT
Operasi tangkap tangan tersebut bermula pada Senin (9/3/2026) pagi ketika tim KPK melakukan pemantauan terhadap aktivitas Bupati Rejang Lebong yang saat itu berada di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan untuk menghadiri kegiatan internal.
Setelah melakukan pemantauan, tim KPK bergerak menuju kediaman pribadi bupati di Jalan Hibrida, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.
Saat penindakan dan penggeledahan dilakukan, di lokasi juga terdapat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rejang Lebong, Hary Eko Purnomo.
Sekitar pukul 18.00 WIB, tim KPK kemudian membawa sejumlah pihak ke Mapolresta Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan awal.
Sita Ponsel dan Uang
Selain mengamankan beberapa orang, tim KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa unit telepon seluler serta sejumlah uang yang diduga berasal dari kontraktor dan berkaitan dengan dugaan pemberian fee proyek.
Sementara itu, Kapolres Kepahiang Yuriko Fernanda membenarkan bahwa kantor Polres Kepahiang digunakan oleh tim KPK untuk melakukan pemeriksaan.
“Sebagai tempat saja (pemeriksaan yang dilakukan KPK), ada penggunaan tempat, dipinjam sejak pukul 23.00 WIB,” ujarnya.
Setelah pemeriksaan awal selesai dilakukan di Bengkulu, para pihak yang diamankan kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh KPK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
- Longsor Sampah Bantargebang: 2 Korban Lagi Ditemukan Meninggal
- Pecah Kongsi, AS Kecewa Serangan Israel ke Depot BBM Iran
- KPK Panggil Mantan Menhub Budi Karya Sumadi Terkait Suap Jalur Kereta
Advertisement
Bulog DIY Gencarkan Operasi Pasar dan Distribusi Beras SPHP
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Marc Klok Sambut Era Baru Timnas Indonesia, Target Juara FIFA Series
- Penjualan BYD Turun 41 Persen di Februari 2026
- DIY Usulkan Perpanjangan Rute KA Bandara YIA Sampai Stasiun Maguwo
- OPPO Find N6 Meluncur 17 Maret 2026 dengan Engsel Titanium
- Bencana Terjang Ngawen, 2 Hektare Lahan Padi Gunungkidul Gagal Panen
- Persijap Jepara Pincang Saat Dijamu PSIM Jogja
- Bantul Minta Petunjuk Pilur Calon Tunggal ke Kemendagri
Advertisement
Advertisement








