Pesawat F-2000 Milik Italia Terkena Serangan di Pangkalan Arab Saudi

Newswire
Newswire Jum'at, 18 September 2026 19:47 WIB
Pesawat F-2000 Milik Italia Terkena Serangan di Pangkalan Arab Saudi

Ilustrasi, Milisi Houthi, Sanaa, Yaman./Antara-Reuters-Khaled Abdullah\r\n

Harianjogja.com, INTERNASIONAL— Sebuah pesawat F-2000 milik Italia terkena serangan saat rangkaian serangan menyasar Pangkalan Udara Ta'if, Arab Saudi. Pesawat tersebut berada di dalam pangkalan dan ditempatkan di area terpencil.

Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto mengatakan dirinya terus mengikuti perkembangan situasi di Pangkalan Udara Ta'if. Sejumlah personel Italia berada di pangkalan tersebut sebagai bagian dari Operasi Inherent Resolve.

Menurut Crosetto, tidak ada personel militer Italia yang terlibat dalam serangan tersebut. Informasi itu disampaikan Crosetto pada Jumat dan dikutip kantor berita ANSA.

“Selama serangan, sebuah pesawat F-2000 Italia terkena serangan. Pesawat itu berada di dalam pangkalan, di area terpencil. Tidak ada kerusakan lain pada kendaraan atau infrastruktur yang digunakan oleh personel kami,” kata Crosetto.

Keamanan Personel Italia Diperketat

Crosetto mengatakan dirinya telah meminta penilaian lebih lanjut mengenai situasi yang masih berkembang di pangkalan tersebut. Penilaian juga mencakup kondisi personel Italia serta kemungkinan opsi operasional.

Dia menambahkan bahwa dirinya telah memperoleh kepastian seluruh langkah keamanan untuk melindungi personel militer Italia telah diterapkan sejak beberapa waktu lalu.

“Situasi ini dipantau dengan perhatian penuh, dengan tujuan memastikan perlindungan sepenuhnya terhadap personel kami dan menjalankan tugas dengan tanggung jawab yang diperlukan,” ujarnya.

Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir menghadapi serangkaian serangan rudal dan drone yang dikaitkan dengan kelompok Houthi. Serangan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Italia Siapkan Pengamanan Kapal di Laut Merah

Sebelumnya, Crosetto juga mengatakan Angkatan Laut Italia menyiapkan pengamanan bagi kapal-kapal negaranya yang melintas di Selat Bab al-Mandab.

Langkah tersebut dilakukan di tengah situasi di Laut Merah serta krisis di Selat Hormuz yang turut memberikan dampak ekonomi.

"Mengingat situasi sulit yang kembali muncul di Selat Bab al-Mandab, diperburuk krisis di Selat Hormuz dan dampak ekonomi dari berbagai ketegangan internasional, saya bersama Kepala Staf Pertahanan memutuskan mengerahkan Angkatan Laut untuk melakukan persiapan yang diperlukan," kata Crosetto, dikutip Kementerian Pertahanan Italia melalui X, Kamis.

Menurut Crosetto, Angkatan Laut Italia memiliki kemampuan untuk melindungi pelayaran kapal sekaligus mengumpulkan informasi intelijen yang diperlukan.

"Kami tidak dapat membiarkan keterlambatan birokrasi dalam pengambilan keputusan memperburuk situasi yang sudah sulit dan berdampak langsung terhadap perekonomian serta kehidupan warga kami," ujar Crosetto.

Dia mengatakan gangguan terhadap jalur pelayaran dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman, peningkatan biaya, serta kenaikan harga yang pada akhirnya harus ditanggung keluarga dan dunia usaha.

Crosetto menyampaikan keputusan tersebut saat berbicara dalam sebuah forum di kota pesisir La Spezia pada Kamis. Menurut dia, keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan pimpinan militer.

Pertempuran Pemerintah Yaman dan Houthi Meningkat

Di sisi lain, pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan Houthi juga meningkat sejak awal Juli.

Bentrok yang kembali terjadi tersebut mengakhiri periode relatif tenang yang sebagian besar berlangsung sejak gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai berlaku pada April 2022.

Situasi tersebut berlangsung bersamaan dengan meningkatnya ketegangan di kawasan, termasuk serangkaian serangan rudal dan drone di Arab Saudi serta gangguan yang menjadi perhatian Italia terhadap jalur pelayaran di kawasan Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online