PSEL Bogor Raya 1 Rp2,8 Triliun Diingatkan Harus Akuntabel
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
Ilustrasi, Milisi Houthi, Sanaa, Yaman./Antara-Reuters-Khaled Abdullah\r\n
Harianjogja.com, INTERNASIONAL— Sebuah pesawat F-2000 milik Italia terkena serangan saat rangkaian serangan menyasar Pangkalan Udara Ta'if, Arab Saudi. Pesawat tersebut berada di dalam pangkalan dan ditempatkan di area terpencil.
Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto mengatakan dirinya terus mengikuti perkembangan situasi di Pangkalan Udara Ta'if. Sejumlah personel Italia berada di pangkalan tersebut sebagai bagian dari Operasi Inherent Resolve.
Menurut Crosetto, tidak ada personel militer Italia yang terlibat dalam serangan tersebut. Informasi itu disampaikan Crosetto pada Jumat dan dikutip kantor berita ANSA.
“Selama serangan, sebuah pesawat F-2000 Italia terkena serangan. Pesawat itu berada di dalam pangkalan, di area terpencil. Tidak ada kerusakan lain pada kendaraan atau infrastruktur yang digunakan oleh personel kami,” kata Crosetto.
Keamanan Personel Italia Diperketat
Crosetto mengatakan dirinya telah meminta penilaian lebih lanjut mengenai situasi yang masih berkembang di pangkalan tersebut. Penilaian juga mencakup kondisi personel Italia serta kemungkinan opsi operasional.
Dia menambahkan bahwa dirinya telah memperoleh kepastian seluruh langkah keamanan untuk melindungi personel militer Italia telah diterapkan sejak beberapa waktu lalu.
“Situasi ini dipantau dengan perhatian penuh, dengan tujuan memastikan perlindungan sepenuhnya terhadap personel kami dan menjalankan tugas dengan tanggung jawab yang diperlukan,” ujarnya.
Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir menghadapi serangkaian serangan rudal dan drone yang dikaitkan dengan kelompok Houthi. Serangan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
Italia Siapkan Pengamanan Kapal di Laut Merah
Sebelumnya, Crosetto juga mengatakan Angkatan Laut Italia menyiapkan pengamanan bagi kapal-kapal negaranya yang melintas di Selat Bab al-Mandab.
Langkah tersebut dilakukan di tengah situasi di Laut Merah serta krisis di Selat Hormuz yang turut memberikan dampak ekonomi.
"Mengingat situasi sulit yang kembali muncul di Selat Bab al-Mandab, diperburuk krisis di Selat Hormuz dan dampak ekonomi dari berbagai ketegangan internasional, saya bersama Kepala Staf Pertahanan memutuskan mengerahkan Angkatan Laut untuk melakukan persiapan yang diperlukan," kata Crosetto, dikutip Kementerian Pertahanan Italia melalui X, Kamis.
Menurut Crosetto, Angkatan Laut Italia memiliki kemampuan untuk melindungi pelayaran kapal sekaligus mengumpulkan informasi intelijen yang diperlukan.
"Kami tidak dapat membiarkan keterlambatan birokrasi dalam pengambilan keputusan memperburuk situasi yang sudah sulit dan berdampak langsung terhadap perekonomian serta kehidupan warga kami," ujar Crosetto.
Dia mengatakan gangguan terhadap jalur pelayaran dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman, peningkatan biaya, serta kenaikan harga yang pada akhirnya harus ditanggung keluarga dan dunia usaha.
Crosetto menyampaikan keputusan tersebut saat berbicara dalam sebuah forum di kota pesisir La Spezia pada Kamis. Menurut dia, keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan pimpinan militer.
Pertempuran Pemerintah Yaman dan Houthi Meningkat
Di sisi lain, pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan Houthi juga meningkat sejak awal Juli.
Bentrok yang kembali terjadi tersebut mengakhiri periode relatif tenang yang sebagian besar berlangsung sejak gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai berlaku pada April 2022.
Situasi tersebut berlangsung bersamaan dengan meningkatnya ketegangan di kawasan, termasuk serangkaian serangan rudal dan drone di Arab Saudi serta gangguan yang menjadi perhatian Italia terhadap jalur pelayaran di kawasan Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
Karhutla Gunung Lawu masih menyisakan kepulan asap di perbatasan petak 39 dan 41 Ngawi. Tim gabungan terus membuat ilaran.
Febrie Adriansyah buka suara usai dilimpahkan ke Kejari Jaksel terkait dugaan pemerasan dalam perkara Asabri dan Jiwasraya.
APBN hingga Agustus 2026 defisit Rp240,1 triliun. Pembayaran bunga utang pemerintah mencapai Rp394,1 triliun.
Pesawat F-2000 Italia terkena serangan di Pangkalan Udara Ta'if, Arab Saudi, saat serangkaian serangan terjadi di kawasan tersebut.
Kemenkeu menyatakan dana angsuran pertama KDKMP sebesar Rp40 triliun sudah disiapkan, tetapi masih menunggu tagihan Himbara.