Jaecoo J5 EV Cetak Penjualan 3.200 Unit pada Juli 2026
Jaecoo J5 EV mencatat penjualan 3.200 unit pada Juli 2026, naik 4,9% dan menjadi penjualan bulanan tertinggi sepanjang Januari-Juli 2026.
Petani Kabupaten Temanggung mulai bercocok tanam tembakau. Antara/Heru Suyitno\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Temanggung meminta perlindungan kepada Komisi IV DPR terkait rancangan ketentuan kadar nikotin dan tar sebagai aturan turunan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024. Petani khawatir aturan tersebut berdampak pada keberlangsungan usaha dan varietas tembakau khas Temanggung.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Komisi IV DPR di Jakarta pada Rabu (22/7/2026). Perwakilan APTI Temanggung, Soleh, bersama para petani tembakau menyampaikan sejumlah kekhawatiran terhadap rancangan aturan yang tengah dibahas.
“Kami sedang kesusahan dan sangat berharap negara hadir,” kata Soleh di Jakarta, Rabu.
Menurut Soleh, pemerintah perlu memberikan dukungan nyata agar keberlangsungan usaha petani tetap terjaga. Ia menilai rancangan ketentuan kadar nikotin dan tar berpotensi menghilangkan varietas tembakau Temanggung, seperti Srintil yang memiliki karakteristik alami kadar nikotin tinggi, yakni pada kisaran 8 mg.
Untuk itu, ia meminta pemerintah menyusun regulasi yang tidak merugikan petani dan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.
“Tolong berikan perlindungan, berdayakan petani tembakau agar kami bisa hidup,” ucap Soleh.
Pada musim tanam 2026, luas tanam tembakau di Kabupaten Temanggung tercatat mencapai 13.391 hektare. Kecamatan Kledung menjadi wilayah dengan areal tanam terluas, yakni 1.880 hektare.
Dari total luasan tersebut, sebanyak 8.925,7 hektare merupakan tembakau tegal dan 4.465,3 hektare merupakan tembakau sawah.
Dominasi tembakau tegal menunjukkan karakteristik budi daya tembakau Temanggung yang selama ini berkembang di kawasan lahan kering dan lereng pegunungan.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR, Panggah Susanto, memastikan pihaknya melaksanakan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan sektor pertembakauan.
Ia menyebutkan Komisi IV DPR akan mengoordinasikan isu tersebut dengan komisi serta kementerian atau lembaga yang memiliki kewenangan. Langkah itu dilakukan agar kebijakan yang dihasilkan tetap memperhatikan keseimbangan antara aspek kesehatan masyarakat, perlindungan petani, keberlangsungan industri hasil tembakau, dan perekonomian daerah.
“Industri pertembakauan juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, mulai dari sekitar 300 ribu pekerja di sektor industri, sekitar 2,5 juta petani tembakau, hingga total sekitar 6 juta tenaga kerja jika termasuk sektor distribusi dan usaha pendukung lainnya. Oleh karena itu, negara harus melihat posisi sektor tembakau secara benar dan adil,” ungkap Panggah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jaecoo J5 EV mencatat penjualan 3.200 unit pada Juli 2026, naik 4,9% dan menjadi penjualan bulanan tertinggi sepanjang Januari-Juli 2026.
WhatsApp tengah menguji tema chat baru untuk Android yang menghadirkan wallpaper animasi, tampilan minimalis, dan doodle khas. Fitur ini ditemukan di WhatsApp B
Dominasi Aprilia berlanjut di MotoGP 2026 usai seri Inggris. Jorge Martin memperlebar jarak di puncak klasemen, sementara Marc Marquez turun ke posisi keempat s
Topan Dolphin menerjang pantai timur China dengan angin 151 km/jam. Lebih dari satu juta warga dievakuasi, ribuan penerbangan dibatalkan, dan ancaman banjir ser
Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama puji perjuangan Veda Ega di Moto3 Inggris. Start dari P15, sempat turun, namun finis P9 dan raih poin penting.
10 tips mudah diterima perusahaan asing, mulai dari menentukan negara tujuan, sesuaikan CV, bangun LinkedIn, kuasai bahasa, hingga pahami visa dan izin kerja.