Polisi Karawang Bongkar Oplosan LPG 3 Kg, 3 Orang Ditangkap
Polresta Karawang menangkap tiga pelaku pengoplos LPG subsidi 3 kg. Polisi menyita 245 tabung dan peralatan pemindahan gas.
Foto ilustrasi Iran vs Amerika Serikat. - Freepik
Harianjogja.com, TEHERAN—Iran menyatakan belum berencana membuka kembali perundingan dengan Amerika Serikat (AS) hingga Washington mengubah pendekatannya terhadap Teheran. Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan terkait Selat Hormuz, serangan militer kedua negara, serta pembahasan mengenai program nuklir Iran.
Kantor berita Fars, Sabtu, mengutip sumber yang dekat dengan tim perunding Iran menyebutkan bahwa hingga saat ini Teheran tidak mengajukan permintaan untuk melakukan dialog dengan Washington.
"Iran tidak meminta dilakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat, dan tidak akan ada negosiasi sampai Amerika Serikat mengubah sikapnya," kata sumber tersebut.
Fars tidak menjelaskan lebih lanjut perubahan sikap seperti apa yang diharapkan Iran sebelum proses negosiasi dapat kembali dilakukan.
AS Soroti Selat Hormuz
Di sisi lain, jurnalis Axios Barak Ravid mengutip pejabat Amerika Serikat yang menyebut Washington meminta Iran memastikan Selat Hormuz tetap terbuka bagi pelayaran internasional.
Menurut laporan tersebut, Amerika Serikat juga meminta Iran berkomitmen menghentikan serangan terhadap kapal-kapal komersial paling lambat Sabtu.
Di tengah situasi tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dilaporkan tiba di Oman untuk menggelar pembicaraan terkait perkembangan di Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia.
Ketegangan Militer Meningkat
Ketegangan kedua negara semakin meningkat setelah pada Selasa (7/9) malam hingga Rabu (8/7) dini hari pasukan Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan ke wilayah Iran.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz.
Sebagai balasan, Iran menyatakan telah meluncurkan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain dan Kuwait.
Teheran juga menuduh Washington melanggar nota kesepahaman mengenai penghentian permusuhan yang sebelumnya telah disepakati.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran sudah tidak berlaku lagi.
Program Nuklir Masih Jadi Isu Utama
Di tengah memanasnya hubungan kedua negara, Reuters pada Jumat (10/7) mengutip pejabat Amerika Serikat yang menyebut kesepakatan mengenai program nuklir Iran akan mensyaratkan Teheran menyerahkan persediaan uranium yang telah diperkaya hingga tingkat tinggi.
Menurut laporan tersebut, apabila syarat itu tidak dipenuhi, Amerika Serikat disebut masih memiliki opsi militer untuk memastikan persediaan uranium tersebut tetap terkubur di bawah tanah.
Perkembangan ini menunjukkan isu keamanan di Selat Hormuz dan program nuklir Iran masih menjadi dua agenda utama yang membayangi hubungan Teheran dan Washington.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Karawang menangkap tiga pelaku pengoplos LPG subsidi 3 kg. Polisi menyita 245 tabung dan peralatan pemindahan gas.
10 tips mudah diterima perusahaan asing, mulai dari menentukan negara tujuan, sesuaikan CV, bangun LinkedIn, kuasai bahasa, hingga pahami visa dan izin kerja.
BIGBANG meluncurkan Official Light Stick Anniversary Edition untuk merayakan 20 tahun debut. Merchandise spesial ini hadir menjelang tur dunia XX: COSMOS yang j
Banyak penumpang kehilangan barang saat pemeriksaan bandara karena melanggar aturan kabin pesawat. Simak daftar barang yang sering disita, mulai dari power bank
Babak semifinal Piala AFF 2026 dipastikan tanpa wajah baru. Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia yang sama-sama pernah juara akan berebut tiket final dala
Mobil lama tidak selalu lebih hemat. Kenali lima tanda kendaraan sudah saatnya diganti, mulai dari biaya perbaikan yang membengkak hingga faktor keselamatan ber