Advertisement
KBRI Imbau WNI Waspada Seusai Serangan AS-Israel ke Iran
KBRI Muscat minta WNI di Oman tetap tenang dan waspada usai serangan AS-Israel ke Iran, wilayah udara ditutup dan penerbangan dibatalkan. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—KBRI Muscat mengimbau seluruh WNI di Oman tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul ledakan, penutupan wilayah udara, serta pembatalan penerbangan pascaserangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Imbauan tersebut disampaikan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Muscat melalui unggahan resmi di Instagram pada Sabtu, seiring perkembangan situasi keamanan kawasan Timur Tengah yang dinilai dapat berubah dengan cepat.
Advertisement
Dalam keterangannya, KBRI Muscat meminta warga negara Indonesia mengikuti arahan resmi Pemerintah Oman dan perwakilan RI terkait kondisi keamanan terkini.
WNI juga diminta mencermati informasi dari media massa dan sumber resmi serta mematuhi seluruh imbauan keamanan yang dikeluarkan otoritas setempat guna meminimalkan risiko.
Selain itu, KBRI mengingatkan masyarakat Indonesia untuk menunda atau menghindari perjalanan ke wilayah yang terdampak eskalasi dan berpotensi menimbulkan gangguan keselamatan.
Perwakilan RI turut menyarankan WNI memastikan dokumen penting seperti paspor, kartu identitas, dan kartu ATM dalam kondisi aman. WNI juga diminta menyiapkan tas darurat berisi barang-barang penting apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan mendesak.
Dalam rangka memudahkan komunikasi dan pendataan apabila situasi memburuk, WNI di Oman diimbau segera melakukan lapor diri melalui laman Peduli WNI milik Kementerian Luar Negeri.
Apabila menghadapi keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Muscat melalui WhatsApp di nomor +968-9600-0210 untuk memperoleh bantuan konsuler secara cepat dan langsung sesuai prosedur perlindungan warga negara di luar negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







