Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik Ancol, Ini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Selat Hormuz Iran. - ist
Harianjogja.com, JAKARTA — Ketegangan geopolitik di kawasan Teluk kembali menjadi sorotan dunia. Abdulaziz Alwasil, Perwakilan Tetap Arab Saudi untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap situasi di Selat Hormuz yang disebut sebagai jalur vital bagi perekonomian global.
Dalam sidang Dewan Keamanan PBB terkait keselamatan jalur maritim, Alwasil menekankan bahwa setiap ancaman terhadap kebebasan navigasi di kawasan tersebut berpotensi memicu gangguan serius terhadap stabilitas pasar energi, rantai pasok global, hingga keamanan ekonomi internasional.
Menurutnya, keamanan di Selat Hormuz bukan hanya tanggung jawab satu negara, melainkan menjadi kepentingan bersama komunitas internasional. Ia menekankan perlunya kepatuhan terhadap hukum internasional serta penguatan kerja sama global untuk memastikan jalur pelayaran tetap aman dan terbuka.
Arab Saudi juga menyatakan dukungan terhadap berbagai upaya de-eskalasi konflik yang tengah berlangsung, termasuk inisiatif mediasi yang dipimpin oleh Pakistan. Upaya ini diharapkan mampu meredakan ketegangan yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Di sisi lain, Alwasil mendesak komunitas internasional untuk secara tegas mengecam tindakan Iran yang dinilai telah memperburuk situasi. Negara-negara Arab bahkan menuntut Teheran bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan di kawasan tersebut.
Dalam pertemuan darurat Liga Arab, para menteri luar negeri sepakat bahwa Iran harus memberikan kompensasi atas dampak konflik, termasuk gangguan terhadap jalur perdagangan dan pasokan energi global.
Menteri Luar Negeri Bahrain, Abdullatif Al Zayani, menyebut tindakan Iran telah mengganggu lalu lintas maritim dan mengancam distribusi energi, pangan, serta obat-obatan di tingkat global.
Ketegangan ini berakar dari eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel yang melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari lalu. Sebagai respons, Teheran melakukan serangan balasan ke sejumlah target di kawasan.
Meski sempat tercapai gencatan senjata sementara, situasi di kawasan masih belum stabil. Perpanjangan masa gencatan senjata membuka peluang bagi kelanjutan perundingan damai, meski tantangan diplomatik masih cukup besar.
Dengan posisi Selat Hormuz sebagai jalur utama distribusi minyak dunia, setiap gejolak di kawasan tersebut berpotensi memicu dampak luas, termasuk lonjakan harga energi dan gangguan perdagangan global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.