Advertisement
Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
Kapal tenggelam - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, PALU—Dua korban kapal tenggelam KLM Nur Ainun Balqis di Selat Makassar, wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, dipastikan masih hilang setelah operasi SAR selama tujuh hari resmi dihentikan. Keputusan ini diambil seusai musyawarah tim SAR gabungan bersama keluarga korban dan pemerintah setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, menyampaikan hingga hari ketujuh pencarian, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan. “Hari ke tujuh operasi SAR, korban belum ditemukan. Hingga Pukul 15.45 Wita tim SAR gabungan bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat bermusyawarah kemudian bersepakat kegiatan pencarian dihentikan,” kata Muh Rizal di Palu, Minggu.
Advertisement
Ia menambahkan, meski operasi SAR ditutup, proses pemantauan tetap dilakukan. Apabila ditemukan indikasi keberadaan korban, operasi SAR akan dibuka kembali. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Selama tujuh hari proses pencarian, tim menggunakan kapal negara KN SAR Baladewa yang dibantu kapal nelayan serta personel SAR gabungan. Namun hingga hari terakhir, upaya penyisiran belum membuahkan hasil.
BACA JUGA
Pada hari ketujuh, operasi dimulai pukul 07.30 Wita dari dermaga KN SAR Baladewa di Kota Palu. Radius pencarian dipersempit menjadi sekitar 50 mil laut untuk meningkatkan efektivitas penyisiran.
“Jarak antartrek pencarian 1 mil laut arah selatan dan barat, pada proses pencarian tim terkendala karena posisi tepat tenggelamnya KLM Nur Ainun Balqis tidak diketahui,” ujarnya.
Menurutnya, tim SAR gabungan telah berupaya maksimal dengan menyisir sejumlah titik yang dicurigai sebagai lokasi kapal tenggelam, meski koordinat pasti kejadian tidak teridentifikasi.
Kapal tersebut diketahui mengangkut lima orang. Tiga korban, yakni Saharudin (47), Muh Alwi (32), dan Mukain (47), berhasil ditemukan selamat oleh nelayan Donggala. Sementara itu, dua korban lainnya, Guswan (47) dan Adam (20), hingga kini dinyatakan hilang.
Berdasarkan laporan, KLM Nur Ainun Balqis berangkat dari Pelabuhan Nunukan, Kalimantan Utara, menuju Pelabuhan Orange, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada Kamis (12/2) sekitar pukul 02.00 Wita.
“Di tengah perjalanan saat berada di Selat Makassar kapal dihantam ombak dan mengalami oleng hingga tenggelam, seluruh penumpang sekaligus awak kapal melompat ke kalut menyelamatkan diri,” kata dia, menggambarkan detik-detik kapal dihantam gelombang sebelum akhirnya karam di perairan Selat Makassar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
- Kawanan Gajah Liar Rusak Perumahan Karyawan di Siak, Tiga Motor Hancur
- DPR Nilai Penganiayaan Anak oleh Brimob Brutal, Desak Proses Pidana
- BBPOM Bagikan Kiat Pilih Takjil Aman Selama Ramadan
- SPPG NU Diresmikan di Lombok, Dorong Gizi Santri dan Ekonomi Umat
Advertisement
Jadwal KRL dari Stasiun Tugu ke Palur, Senin 23 Februari 2026
Advertisement
Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 22 Februari 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 22 Februari, Ini Rincannya
- Jadwal Imsak DIY Minggu 22 Februari 2026
- Food Bank Jogja 2026 Diperkuat, Lahan Tersisa 16 Hektare
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 22 Februari 2026
- Jadwal KA Bandara YIA Reguler dan Xpress, Minggu 22 Februari 2026
- Kebakaran Rumah di Blimbingsari Sleman, Kerugian Capai Rp100 Juta
Advertisement
Advertisement






