Advertisement

THR ASN Mulai Cair Awal Ramadhan, Anggaran Rp55 Triliun

Newswire
Rabu, 18 Februari 2026 - 17:57 WIB
Abdul Hamied Razak
THR ASN Mulai Cair Awal Ramadhan, Anggaran Rp55 Triliun Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa usai menghadiri rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Jakarta, Rabu (18/2/2026) (ANTARA - Bayu Saputra)

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pencairan tunjangan hari raya (THR) 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, serta anggota Polri akan dimulai pada pekan pertama bulan Ramadhan.

“(Pencairan THR) minggu pertama puasa,” kata Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Advertisement

Meski belum merinci tanggal pasti penyaluran, Menteri Keuangan menegaskan pencairan tunjangan lebaran tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. “Bentar lagi,” ujarnya singkat.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR ASN, TNI, dan Polri. Anggaran tersebut disampaikan Purbaya dalam paparan pada ajang Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

“Ada pasti nanti pencairan THR ASN. Tapi saya tidak tahu tanggal pastinya, yang jelas di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, proyeksi belanja pemerintah pada triwulan I 2026 mencapai Rp809 triliun. Alokasi tersebut mencakup pembayaran THR, percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun, anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Sumatera Rp6 triliun, serta paket stimulus ekonomi senilai Rp13 triliun.

Menurut Purbaya, belanja negara pada awal 2026 akan direalisasikan tepat waktu guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional tetap berkelanjutan. Ia optimistis kinerja ekonomi Indonesia yang solid sepanjang 2025 akan berlanjut hingga 2026.

“Prediksi kita di triwulan pertama, ekonomi bisa tumbuh antara 5,5 persen sampai 6 persen,” katanya.

Angka tersebut dinilai sebagai capaian yang signifikan. Jika target itu tercapai, Indonesia diyakini mampu keluar dari jebakan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen.

Selain belanja pemerintah, konsumsi rumah tangga juga diperkirakan menguat pada triwulan I 2026. Dorongan datang dari momentum libur dan cuti bersama Imlek serta Idul Fitri, termasuk kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang dinilai mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kisah Heroik Dukuh di Semanu, Meninggal Usai Selamatkan Mahasiswi KKN

Kisah Heroik Dukuh di Semanu, Meninggal Usai Selamatkan Mahasiswi KKN

Gunungkidul
| Rabu, 18 Februari 2026, 20:07 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement