Advertisement

PDIP Respons Wacana Koalisi Permanen Partai Golkar

Newswire
Minggu, 15 Februari 2026 - 14:47 WIB
Abdul Hamied Razak
PDIP Respons Wacana Koalisi Permanen Partai Golkar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, merespons wacana pembentukan koalisi permanen yang digaungkan Partai Golkar. Menurutnya, koalisi permanen sejati bagi PDIP adalah bersama rakyat.

“Kalau bagi PDI Perjuangan, koalisi permanen itu dengan rakyat. Sistem politik kita pascareformasi mengembalikan makna kekuasaan untuk rakyat, dari rakyat, dan oleh rakyat,” ujar Hasto di Jakarta, Minggu.

Advertisement

Ia menegaskan PDIP tetap berpegang pada prinsip bahwa kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat, terlepas dari dinamika dan perubahan konfigurasi politik nasional yang terus berkembang.

Terkait wacana koalisi permanen antarpartai, Hasto menyebut PDIP tidak akan mencampuri kedaulatan partai politik lain dalam menentukan arah kerja samanya.

“Dinamika politik itu sangat cair. Kerja sama antarpartai bisa saja dilakukan. Namun, jika ada partai yang menggagas kerja sama permanen, PDI Perjuangan tidak mencampuri kedaulatan partai lain,” katanya.

Wacana pembentukan koalisi permanen sebelumnya disampaikan dalam hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025 Partai Golkar yang digelar pada Desember 2025. Koalisi tersebut dirancang sebagai bentuk kerja sama politik jangka panjang yang mengikat, baik di parlemen maupun dalam pemerintahan.

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyatakan koalisi permanen bertujuan memastikan setiap kebijakan strategis pemerintah memperoleh dukungan politik yang stabil, sehingga proses pengambilan keputusan dapat berjalan lebih cepat dan konsisten.

“Stabilitas politik merupakan prasyarat utama bagi pembangunan berkelanjutan,” kata Bahlil dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (21/12/2025).

Menurut Bahlil, koalisi permanen merupakan transformasi pola kerja sama politik dari sekadar koalisi elektoral yang bersifat taktis menuju kerja sama yang lebih ideologis dan strategis, berbasis kesamaan platform serta agenda kebijakan.

“Koalisi permanen ini tidak hanya dibangun untuk memenangkan kontestasi pemilihan presiden,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah fraksi partai politik lain di parlemen untuk menindaklanjuti wacana koalisi permanen tersebut. Pernyataan itu disampaikan pada Jumat (13/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Coast to Coast Night Trail Ultra Picu Lonjakan Wisatawan Pantai Bantul

Coast to Coast Night Trail Ultra Picu Lonjakan Wisatawan Pantai Bantul

Bantul
| Minggu, 15 Februari 2026, 16:57 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement