Advertisement
Kapal Feri Karam di Filipina: Operasi Penyelamatan Masih Berlangsung
Kapal tenggelam - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah kapal feri yang membawa ratusan penumpang karam di perairan selatan Filipina pada Senin (26/1/2026) dini hari, memicu operasi penyelamatan besar-besaran untuk menyelamatkan nyawa korban.
Dilansir dari AP, Senin (26/1/2026). kapal M/V Trisha Kerstin 3 sedang menempuh rute reguler dari Zamboanga menuju Pulau Jolo, Provinsi Sulu, dengan total 332 penumpang dan 27 awak kapal. Dugaan awal menyebutkan adanya kendala teknis serius yang membuat kapal kehilangan stabilitas secara mendadak, meski penyelidikan lanjutan masih terus dilakukan.
Advertisement
Hingga saat ini, tim penyelamat berhasil mengevakuasi 215 orang dalam kondisi selamat. Namun, tujuh jenazah telah ditemukan, sementara puluhan penumpang lainnya masih belum diketahui nasibnya. Gubernur Provinsi Basilan, Mujiv Hataman, memantau langsung kedatangan korban di Dermaga Isabela dan memastikan proses evakuasi terus berjalan, dengan bantuan kapal nelayan lokal serta armada militer dan penjaga pantai.
Cuaca cerah di perairan Basilan mempermudah operasi pencarian, yang melibatkan kapal perang Angkatan Laut, kapal patroli Penjaga Pantai, dan kapal nelayan tradisional. Meski begitu, tragedi ini kembali menyoroti masalah keselamatan transportasi laut Filipina, termasuk kapal yang sudah tidak laik, praktik kelebihan muatan, dan lemahnya pengawasan di wilayah terpencil.
BACA JUGA
Sejarah maritim Filipina pun kembali diingat publik, mengacu pada tragedi Dona Paz tahun 1987 yang menjadi kecelakaan laut paling mematikan di masa damai. Insiden M/V Trisha Kerstin 3 menjadi peringatan keras bagi pemerintah Filipina untuk memperkuat standar keselamatan pelayaran demi melindungi warga di negara kepulauan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
ASN Bantul Dilarang Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2026
Advertisement
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Berita Populer
- Duh, Serangan Proyektil Hantam Kapal Kargo di Selat Hormuz
- Lewat Membaca, Warga Diajak Atasi Masalah Stunting
- Iran Minta Negara Arab Tunjukkan Lokasi Pasukan AS-Israel
- Harga Bensin di Jepang Melonjak Tajam Imbas Perang AS-Israel ke Iran
- PHRI DIY Targetkan Okupansi Hotel 85 Persen Selama Libur Lebaran 2026
- BPJS Ketenagakerjaan DIY Salurkan Klaim Rp1,19 Triliun Sepanjang 2025
- Sakit Hati Berujung Maut, Dua Pembunuh di Sedayu Terancam Hukuman Mati
Advertisement
Advertisement






