Advertisement
Haji Alim Terdakwa Korupsi Tol Meninggal di Usia 88 Tahun
Pemakaman - Ilustraso - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, PALEMBANG—Pengusaha asal Palembang, Sumatera Selatan, Haji Alim Ali, meninggal dunia pada Kamis (22/1/2026) siang saat masih berstatus sebagai terdakwa dalam perkara dugaan korupsi proyek strategis nasional Jalan Tol Betung–Tempino.
Kemas Haji Abdul Alim yang dikenal sebagai Haji Alim wafat sekitar pukul 14.25 WIB dalam usia 88 tahun ketika menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Siti Fatimah, Palembang. Saat meninggal, proses hukum terkait dugaan pemalsuan surat Hak Guna Usaha (HGU) lahan proyek tol tersebut masih berjalan.
Advertisement
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin (Kejari Muba), Abdul Harris, membenarkan kabar duka tersebut. Informasi kematian Haji Alim diterima kejaksaan secara resmi dari pihak keluarga.
“Pihak kejaksaan turut berduka cita atas wafatnya terdakwa yang perkaranya masih dalam proses hukum tersebut,” ujar Abdul Harris.
BACA JUGA
Sementara itu, kuasa hukum Haji Alim, Jan Marinka, mengungkapkan bahwa kliennya berada dalam kondisi kesehatan yang sangat kritis sebelum meninggal dunia. Haji Alim sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICCU RSUD Siti Fatimah.
“Sebelumnya Haji Alim telah dirawat di ICCU RSUD Siti Fatimah. Beliau dalam kondisi kritis atau dalam bahasa awam koma,” ujarnya.
Perkara dugaan korupsi yang menjerat Haji Alim berkaitan dengan pemalsuan dokumen HGU untuk lahan proyek Jalan Tol Betung–Tempino yang masuk dalam daftar proyek strategis nasional. Proses hukum tersebut masih berada dalam tahap persidangan sebelum terdakwa meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
Advertisement
Serangan Jamur Embun Tepung, Rusak Produktivitas Melon Petani Ponjong
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Retribusi TPI Tak Capai Target, PAD Perikanan 2025 Baru 61 Persen
- Green Day Antusias Buka Super Bowl LX
- Cek Jadwal KRL Solo-Jogja Terbaru untuk 22 Januari 2026
- Menteri Fadli Zon Resmikan Pengembangan Tahap I Candi Plaosan
- Pohon Tumbang di Sleman Dipicu Angin Kencang Saat Hujan Ekstrem
- Update Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, 22 Januari 2026
- Bangkit dari Tekanan, Anthony Ginting Melaju ke 16 Besar
Advertisement
Advertisement



