Advertisement
Gerindra Hormati OTT KPK terhadap Bupati Pati, Tunggu Fakta Hukum
Kantor KPK / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG-DPD Partai Gerindra Jawa Tengah menegaskan sikap menghormati proses hukum menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati Sudewo. Partai menyatakan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara tersebut kepada KPK.
Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Sudaryono, menyampaikan pihaknya masih menunggu hasil resmi pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap Sudewo, yang diketahui merupakan kader Partai Gerindra.
“Kami menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan secara resmi,” ujar Sudaryono di Semarang.
Ia menekankan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah selama proses hukum masih berjalan. Menurutnya, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa terkecuali.
“Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Kita serahkan sepenuhnya kepada KPK untuk bekerja secara profesional, transparan, dan sesuai aturan,” kata Sudaryono.
Sudaryono juga menegaskan komitmen Partai Gerindra dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi, termasuk apabila proses hukum menyasar kader internal partai.
“Kami mendukung penuh langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK demi menjaga kepercayaan publik dan marwah hukum di Indonesia,” tegasnya.
Terkait dampak politik dan langkah organisasi di tingkat daerah, Sudaryono menyebut DPD Gerindra Jateng akan bersikap kooperatif dan menunggu perkembangan resmi dari KPK sebelum mengambil keputusan lanjutan.
“Untuk langkah organisasi dan politik, tentu kami akan menunggu hasil dan fakta hukum yang disampaikan secara resmi,” pungkasnya.
Sebelumnya, KPK mengumumkan telah mengamankan Bupati Pati Sudewo (SDW) dalam rangkaian operasi tangkap tangan ketiga yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut pada 2026. Setelah penangkapan, Sudewo langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
- Banjir Tak Halangi Ela dan Muhadi Gelar Resepsi Pernikahannya
Advertisement
Dorong Wisata Budaya Partisipatif, Wisatawan Diajak Terlibat
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Libur Isra Miraj Dongkrak Okupansi Hotel DIY hingga 85 Persen
- Permohonan Akta Kematian Terlambat Dominasi Layanan Posbakum PN Sleman
- Libur Isra Mikraj, Tol Jogja-Solo Catat Lonjakan Lalu Lintas
- ASUS Tinggalkan Bisnis Smartphone, Fokus ke PC dan AI
- SPPG Berpeluang Jadi PPPK, DPRD DIY Minta Prioritas Guru Honorer
- Gelombang Panas Ekstrem Landa Chile, Kebakaran Hutan Tewaskan 19 Orang
- Cek Jadwal KRL Solo-Jogja Terbaru untuk 20 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



