Advertisement
Banjir di Cipinang Melayu Capai 1,5 Meter, 6 RT Terdampak
Banjir rendam permukiman warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (8/3/2026) pagi. ANTARA - Siti Nurhaliza
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Banjir merendam permukiman warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta pada Minggu (8/3/2026) pagi. Ketinggian air dilaporkan mencapai 1,5 meter akibat luapan Kali Sunter dan hujan deras sejak Sabtu malam.
Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 04 Cipinang Melayu, Subagyo, mengatakan ketinggian banjir bervariasi di sejumlah rukun tetangga (RT).
Advertisement
“Ketinggian air terdalam di RT 4 dan RT 2 sekitar 1,5 meter, kalau RT 3 ada yang satu meter dan 60 sentimeter,” kata Subagyo di lokasi banjir, Minggu.
Menurutnya, ketinggian air terus meningkat sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi.
BACA JUGA
“Banjir kali ini karena curah hujan sejak Sabtu pagi sampai sekarang masih hujan. Selain itu, ada kiriman air dari hulu Sunter, sehingga sekitar pukul 03.00 WIB air naik sangat cepat,” jelasnya.
Enam RT Terdampak
Subagyo menyebut banjir paling parah terjadi di wilayah yang berada di bantaran kali. Beberapa RT terdampak cukup serius dengan ketinggian air mendekati dua meter.
Sedikitnya enam RT di RW 04 terdampak genangan dengan ketinggian bervariasi hingga mencapai 1,5 meter, yakni:
RT 01
RT 02
RT 03
RT 04
RT 05
RT 07
Menurutnya, kawasan tersebut memang kerap menjadi langganan banjir ketika curah hujan tinggi.
“Itu langganan, kalau banjir pasti mereka terdampak dan ini hanya terjadi di satu RW saja, yaitu RW 4. Tapi untuk tahun ini, ini pertama kalinya kita mengalami banjir,” ujarnya.
Warga Masih Bersiaga
Terkait bantuan dari pemerintah, Subagyo mengatakan hingga saat ini bantuan belum masuk ke lokasi. Biasanya bantuan akan disalurkan setelah proses pendataan warga terdampak selesai, terutama jika sudah ada warga yang mengungsi.
Saat ini warga RW 04 masih bersiaga sambil menunggu air surut. Pengurus wilayah juga terus memantau perkembangan ketinggian air dan kesiapan lokasi pengungsian.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah DKI Jakarta mengalami hujan ringan hingga disertai petir pada Minggu pagi hingga malam.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat sedikitnya 39 RT dan 13 ruas jalan di Jakarta terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Sabtu (7/3).
“Banjir terjadi akibat hujan deras di Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu sampai dengan Minggu,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
AHY Tinjau Mrican, Penataan Kawasan Kumuh Tekan Risiko Banjir
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kejagung Tambah 3 Tersangka Korupsi Pertambangan PT AKT di Kalteng
- Saiful Djoge, Bek Muda yang Mengunci Sisi Kanan PSS di Maguwoharjo
- Setelah Ambulans, Damkar Sleman Juga Disasar Laporan Fiktif DC Pinjol
- Cedera, Lamine Yamal Absen hingga Akhir Musim
- KPK Periksa 20 Pejabat Tulungagung Terkait Dugaan Pemerasan
- Bocah SD Gunungkidul Tertimpa Besi Pikap Dinyatakan Meninggal Dunia
- Khalid Basalamah Tegaskan Tak Kenal Tersangka Korupsi Kuota Haji Yaqut
Advertisement
Advertisement








