JPU Sebut Pengaturan Kuota Haji Tambahan Lewat Satu Pintu
Jaksa KPK mengungkap pengisian kuota haji tambahan 2023-2024 dilakukan melalui satu pintu lewat Fuad Hasan Masyhur. Fakta itu terungkap dalam sidang dakwaan man
Seorang warga Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tampak duduk di kursi di depan rumahnya yang tergenang banjir. Meskipun demikian, yang bersangkutan belum juga mengungsi. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Harianjogja.com, KUDUS—Curah hujan tinggi yang berlangsung sejak awal pekan memicu meluasnya banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Puluhan desa terendam, ribuan rumah tergenang, dan akses jalan utama terganggu, menandai kondisi darurat hidrometeorologi di wilayah tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat sedikitnya 25 desa terdampak banjir akibat hujan berintensitas tinggi sejak Senin (12/1/2026). Banjir merendam permukiman warga dan sejumlah ruas jalan dengan ketinggian air yang bervariasi.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, menyampaikan desa-desa terdampak tersebar di enam kecamatan, yakni Kaliwungu, Jekulo, Mejobo, Undaan, Bae, dan Jati.
“Puluhan desa terdampak banjir akibat curah hujan tinggi sejak Senin tersebar di enam kecamatan tersebut,” ujar Eko di Kudus, Rabu (14/1/2026).
Secara rinci, Kecamatan Mejobo terdampak di 10 desa, Kecamatan Jekulo lima desa, Bae satu desa, Kaliwungu tiga desa, Undaan dua desa, dan Jati empat desa.
Jumlah warga terdampak cuaca ekstrem akibat hujan dengan intensitas sangat tinggi mencapai 15.237 kepala keluarga atau 48.193 jiwa yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kudus.
Eko menjelaskan banjir terjadi akibat meluapnya debit sungai yang tidak mampu menampung curah hujan tinggi sehingga air menggenangi kawasan permukiman.
Dampak banjir juga menjalar ke akses transportasi utama. Ruas Jalan Lingkar Kudus–Pati terdampak di tiga titik, yakni Jembatan Ngembalrejo, Jembatan Bukduwur Tenggeles, dan Jembatan Hadipolo. Sejak Minggu (11/1/2026), air merendam badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat hingga memicu antrean kendaraan panjang.
Pada Rabu (14/1/2026), jumlah desa terdampak bertambah. Sejumlah rumah yang sebelumnya belum tergenang mulai terendam, sehingga menambah jumlah warga yang harus mengungsi.
Hingga Rabu siang, BPBD mencatat jumlah pengungsi sebanyak 164 jiwa, terdiri atas 46 laki-laki dan 118 perempuan. Lokasi pengungsian tersedia di TPQ Khurriyatul Fikri Desa Pasuruhan Lor serta MI Hidayatus Shibyan.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, dapur umum dibuka di tujuh titik, yakni MI Hidayatus Shibyan Desa Temulus, Balai Desa Kesambi, Balai Desa Jojo, Balai Desa Kirig, TPQ Khurriyatul Fikri Desa Pasuruhan Lor, Kantor PMI Kudus, dan Balai Desa Karangrowo.
Selain banjir, Kabupaten Kudus juga dilanda bencana tanah longsor. Longsor terjadi di Kecamatan Bae pada dua lokasi, Kecamatan Gebog di 38 titik, serta Kecamatan Dawe di 92 titik, baik skala kecil maupun besar.
Pohon tumbang turut terjadi di berbagai wilayah. BPBD Kudus terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat karena kejadian pohon tumbang tersebar di banyak lokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jaksa KPK mengungkap pengisian kuota haji tambahan 2023-2024 dilakukan melalui satu pintu lewat Fuad Hasan Masyhur. Fakta itu terungkap dalam sidang dakwaan man
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.