Cadangan BBM Indonesia Aman, Harga Subsidi Dipastikan Tak Naik
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan. /Antara.
Harianjogja.com, SOLOK— Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan satu korban banjir bandang di Solok, Sumatera Barat (Sumbar), dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kepala SAR Padang Abdul Malik mengatakan korban ditemukan tim SAR gabungan bersama masyarakat di aliran sungai. Korban kemudian langsung dievakuasi dari lokasi penemuan.
"Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan beserta masyarakat di aliran sungai dalam keadaan meninggal dunia," kata Abdul Malik di Padang.
Ia menjelaskan korban ditemukan di aliran Sungai Koto Gaek yang berbatasan dengan daerah Jawi-jawi, Kabupaten Solok. Namun, identitas korban hingga kini belum dapat dipastikan.
"Setelah ditemukan jasad korban langsung dievakuasi dari lokasi, namun demikian identitasnya belum bisa dipastikan," ujarnya.
Menurut Abdul Malik, identitas korban nantinya akan diketahui setelah pemeriksaan yang dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri selesai.
Pencarian Korban Dilanjutkan
Abdul Malik mengatakan pencarian tidak berhenti setelah satu korban ditemukan. Tim SAR gabungan akan terus menyisir sekitar lokasi penemuan serta sejumlah titik yang terdampak bencana banjir bandang.
Bencana tersebut terjadi pada Senin (21/9) malam. Berdasarkan informasi awal yang diterima Kantor SAR Padang, terdapat dua orang yang dilaporkan hilang setelah banjir menerjang wilayah tersebut.
Upaya pencarian melibatkan sekitar 600 orang. Mereka merupakan personel gabungan dari berbagai instansi yang turut mendapat bantuan dari masyarakat setempat.
Akses Padang-Solok Terputus
Banjir bandang tersebut juga dilaporkan memutus akses antara Kota Padang dan Kabupaten Solok. Material banjir berupa longsoran pasir, batu, dan lumpur menimpa badan jalan sehingga mengganggu akses kedua wilayah tersebut.
Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu menerangkan sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka, turut terdampak bencana.
Banjir bandang menerjang sejumlah kawasan di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9) malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok mencatat empat warga mengalami luka-luka dan 32 jiwa terpaksa mengungsi akibat bencana tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul melalui keterangan tertulisnya di Solok, Selasa, mengatakan tiga korban luka masih menjalani perawatan di RSUD Arosuka. Sementara satu korban lainnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Padang.
“Data sementara ada empat orang yang mengalami luka-luka. Tiga dirawat di RSUD Arosuka dan satu dirujuk ke SPH Padang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.