CPNS 2026 Dibuka November, Prasetyo Hadi Minta Pelamar Bersiap
Pemerintah berencana membuka seleksi CPNS 2026 pada November. Simak alasan rekrutmen dan arahan Prasetyo Hadi kepada calon pelamar.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan. /Antara.
Harianjogja.com, SOLOK— Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan satu korban banjir bandang di Solok, Sumatera Barat (Sumbar), dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kepala SAR Padang Abdul Malik mengatakan korban ditemukan tim SAR gabungan bersama masyarakat di aliran sungai. Korban kemudian langsung dievakuasi dari lokasi penemuan.
"Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan beserta masyarakat di aliran sungai dalam keadaan meninggal dunia," kata Abdul Malik di Padang.
Ia menjelaskan korban ditemukan di aliran Sungai Koto Gaek yang berbatasan dengan daerah Jawi-jawi, Kabupaten Solok. Namun, identitas korban hingga kini belum dapat dipastikan.
"Setelah ditemukan jasad korban langsung dievakuasi dari lokasi, namun demikian identitasnya belum bisa dipastikan," ujarnya.
Menurut Abdul Malik, identitas korban nantinya akan diketahui setelah pemeriksaan yang dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri selesai.
Pencarian Korban Dilanjutkan
Abdul Malik mengatakan pencarian tidak berhenti setelah satu korban ditemukan. Tim SAR gabungan akan terus menyisir sekitar lokasi penemuan serta sejumlah titik yang terdampak bencana banjir bandang.
Bencana tersebut terjadi pada Senin (21/9) malam. Berdasarkan informasi awal yang diterima Kantor SAR Padang, terdapat dua orang yang dilaporkan hilang setelah banjir menerjang wilayah tersebut.
Upaya pencarian melibatkan sekitar 600 orang. Mereka merupakan personel gabungan dari berbagai instansi yang turut mendapat bantuan dari masyarakat setempat.
Akses Padang-Solok Terputus
Banjir bandang tersebut juga dilaporkan memutus akses antara Kota Padang dan Kabupaten Solok. Material banjir berupa longsoran pasir, batu, dan lumpur menimpa badan jalan sehingga mengganggu akses kedua wilayah tersebut.
Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu menerangkan sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka, turut terdampak bencana.
Banjir bandang menerjang sejumlah kawasan di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9) malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok mencatat empat warga mengalami luka-luka dan 32 jiwa terpaksa mengungsi akibat bencana tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul melalui keterangan tertulisnya di Solok, Selasa, mengatakan tiga korban luka masih menjalani perawatan di RSUD Arosuka. Sementara satu korban lainnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Padang.
“Data sementara ada empat orang yang mengalami luka-luka. Tiga dirawat di RSUD Arosuka dan satu dirujuk ke SPH Padang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah berencana membuka seleksi CPNS 2026 pada November. Simak alasan rekrutmen dan arahan Prasetyo Hadi kepada calon pelamar.
Simak tujuh tips memilih baju lari wanita, mulai dari bahan, sports bra, ukuran, jahitan, hingga outfit sesuai cuaca.
Carlos Alcaraz menyelamatkan dua match point Taylor Fritz dan mencetak sejarah dengan lolos ke semifinal Paris Masters 2026.
Veda Ega Pratama menerima empat hukuman di Moto3 2026, mulai dari Long Lap Penalty hingga penalti turun enam posisi start.
Polda DIY memperkuat Satgas Pagar untuk mencegah premanisme, kejahatan jalanan, tawuran, hingga perusakan fasilitas umum.
Apple dirumorkan menggabungkan fungsi Action Button dan Camera Control pada iPhone keluaran paruh kedua 2027.