Advertisement

Skandal Upeti Polisi Malaysia, Terima Suap Lindungi Bisnis Ilegal

Jumali
Selasa, 13 Januari 2026 - 20:37 WIB
Jumali
Skandal Upeti Polisi Malaysia, Terima Suap Lindungi Bisnis Ilegal Foto ilustrasi penangkapan. - Dibuat menggunakan Artificial Intelligence - AI

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) menahan seorang anggota polisi di Penang atas dugaan menerima suap untuk melindungi bisnis ilegal sejak 2016. Penahanan dilakukan pada Selasa (13/1/2026).

Oknum anggota polisi yang ditahan tersebut diduga menerima dana total mencapai RM 27.000 atau sekitar Rp95 juta. Uang tersebut disetorkan oleh dua pemilik perusahaan sebagai jaminan agar operasi bisnis hiburan dan layanan pinjaman berlisensi mereka aman dari jangkauan hukum.

Advertisement

Berdasarkan keterangan di pengadilan, praktik lancung ini diduga telah berlangsung cukup lama. Tersangka diketahui menerima setoran secara berkala dalam kurun waktu lima tahun.

"Penyelidikan awal menunjukkan perbuatan ini dilakukan secara berkala sejak 2016 hingga 2021. Tersangka diduga menerima aliran dana antara RM 500 hingga RM 2.000 setiap bulannya melalui transfer daring ke rekening pihak ketiga," bunyi keterangan pengadilan sebagaimana dikutip dari Bernama.

Hakim Nadratun Naim Mohd Saidi telah menetapkan masa penahanan selama empat hari hingga 16 Januari 2026. Penahanan ini bertujuan untuk mempermudah tim penyidik dalam mendalami keterlibatan pihak lain.

Direktur MACC Penang, Datuk S Karunanithy, menegaskan bahwa kasus ini diproses berdasarkan Pasal 17(a) Undang-Undang MACC 2009.

"Fokus penyidikan kini mengarah pada identifikasi pihak ketiga yang rekeningnya digunakan untuk menyamarkan aliran uang tersebut," jelas Karunanithy terkait langkah hukum selanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Okupansi Turun, PHRI Minta Akomodasi Ilegal Ditertibkan

Okupansi Turun, PHRI Minta Akomodasi Ilegal Ditertibkan

Bantul
| Rabu, 14 Januari 2026, 21:37 WIB

Advertisement

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Wisata
| Selasa, 13 Januari 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement