Angkutan Perintis 3TP Dipastikan Tetap Beroperasi hingga Akhir 2026
Kemenhub memastikan layanan angkutan perintis di wilayah 3TP tetap beroperasi hingga akhir 2026 untuk menjaga konektivitas dan mendukung perekonomian daerah.
Logo SEA Games Thailand 2025
Harianjogja.com, JAKARTA—Kontingen Indonesia memastikan posisi runner-up SEA Games 2025 dengan perolehan medali yang tidak terkejar pesaing, menandai capaian terbaik Merah Putih saat berlaga di luar negeri.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa kontingen Indonesia resmi mengunci posisi runner-up SEA Games 2025, setelah mengoleksi 91 medali emas, 111 perak, dan 129 perunggu hingga Jumat (19/12/2025) malam.
Posisi runner-up tersebut dipastikan tidak terkejar, karena Indonesia unggul atas Vietnam yang berada di peringkat ketiga dengan 86 medali emas, 79 perak, dan 110 perunggu. Meski masih terdapat perebutan medali pada hari terakhir, Sabtu, secara matematis perolehan emas Indonesia tidak mungkin terlampaui.
“Posisi runner-up ini merupakan capaian bersejarah, mengingat terakhir kali Indonesia menempati peringkat kedua saat tidak menjadi tuan rumah terjadi pada SEA Games 1995,” kata Erick dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (20/12/2025).
Erick merujuk SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand, ketika kontingen Indonesia finis di peringkat kedua klasemen akhir dengan 77 medali emas, 67 perak, dan 77 perunggu. Capaian tersebut menjadi patokan prestasi terbaik Indonesia di luar kandang sebelum SEA Games 2025.
Dari sisi perolehan emas, hasil SEA Games 2025 juga melampaui rekor medali emas Indonesia saat berlaga di luar negeri. Rekor sebelumnya tercatat pada SEA Games 1993 di Singapura, ketika Indonesia mengoleksi 88 medali emas, 81 perak, dan 84 perunggu, sekaligus keluar sebagai juara umum.
“Dalam beberapa edisi SEA Games sebelumnya, ketika tidak menjadi tuan rumah, Indonesia rata-rata berada di peringkat tiga atau empat,” ujar Erick.
Menurut Menpora, keberhasilan mengunci posisi runner-up SEA Games 2025 tidak terlepas dari dukungan Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk janji pemberian insentif tambahan sebesar Rp1 miliar bagi atlet peraih medali emas.
Erick menilai kebijakan tersebut menjadi dorongan psikologis dan motivasi tambahan bagi atlet, sekaligus memberi sinyal kuat bahwa prestasi olahraga nasional mendapat perhatian serius negara.
“Insentif ini memberi kepastian bagi atlet untuk masa depan mereka, sekaligus mendorong kepercayaan orang tua terhadap profesi atlet sebagai pilihan karier yang layak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub memastikan layanan angkutan perintis di wilayah 3TP tetap beroperasi hingga akhir 2026 untuk menjaga konektivitas dan mendukung perekonomian daerah.
AliExpress terancam denda Rp11,37 triliun dari Uni Eropa akibat gagal mencegah peredaran produk ilegal dan barang tiruan di platformnya.
DPP PAN memecat Lalu Ahmad Zaini sebagai Ketua DPW PAN NTB dan kader partai pasca terjerat OTT KPK di Kabupaten Lombok Barat.
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
KPK mengungkap dugaan penerimaan Rp12,4 miliar oleh Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dari praktik korupsi proyek dan suap.
APBN semester I/2026 mencatat defisit Rp196,5 triliun. Pemerintah memastikan pengelolaan kas negara tetap terjaga melalui strategi pembiayaan fiskal.