Advertisement
Pemda DIY Salurkan 2,4 Ton Beras untuk Mahasiswa Terdampak Bencana
Pemda DIY menyalurkan bantuan beras untuk mahasiswa Aceh di Asrama Cut Nyak Dhien Yogyakarta, Senin (15/12/2025). ANTARA - Luqman Hakim
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 2,4 ton beras disalurkan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) untuk mahasiswa terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Agustinus Ruruh Haryata mengatakan bantuan tersebut untuk meringankan beban mahasiswa, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan selama menempuh pendidikan di DIY.
Advertisement
"Paling tidak dari sisi pemenuhan makanan bisa mendapatkan bantuan yang meringankan, sehingga tetap bisa menjalankan misinya belajar di DIY dengan nyaman meskipun dalam suasana duka karena bencana," ujarnya setelah penyaluran bantuan di Asrama Cut Nyak Dhien Yogyakarta, Yogyakarta, Senin.
Bantuan beras tersebut didistribusikan melalui ikatan mahasiswa dan pelajar tiga provinsi itu di Yogyakarta.
BACA JUGA
"Mereka menyampaikan daftar mahasiswa yang terdampak langsung. Nah, ternyata yang terdampak langsung terkait dengan mahasiswa yang sedang belajar di DIY ini yang terbanyak adalah dari Aceh," ujar dia.
Bantuan beras yang disalurkan pada tahap ini mencakup 60 karung untuk mahasiswa berasal dari Aceh dengan berat masing-masing 25 kilogram, 22 karung untuk mahasiswa Sumatera Barat, dan 15 karung untuk mahasiswa Sumatera Utara.
Dia menjelaskan bantuan beras itu diberikan untuk jangka waktu satu bulan, sembari dilakukan pembaruan data jumlah mahasiswa yang terdampak langsung akibat bencana di daerah asal mereka.
"Mungkin nanti bisa tambah dan kemungkinan kalau memang masih dibutuhkan, kita menyiapkan juga dalam bentuk hal yang sama untuk dua bulan ke depan," ujar dia.
Pemda DIY juga bakal memberi bantuan keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa terdampak bencana.
"Pak Gubernur DIY sudah membuat surat edaran kepada rektor di seluruh perguruan tinggi DIY untuk memberikan keringanan bagi mahasiswa-mahasiswa yang berasal dari tiga provinsi tadi," kata dia.
Sebelumnya, Pemda DIY mengirimkan bantuan obat-obatan ke daerah terdampak serta memberikan bantuan uang Rp3 miliar untuk masing-masing provinsi terdampak.
Ketua Umum Taman Pelajar Aceh Muhammad Mufariq Muchlis menyebut jumlah mahasiswa berasal dari Aceh yang menempuh pendidikan di DIY mencapai lebih dari 2.000 orang. Mereka tersebar di berbagai kampus di daerah itu.
Namun, berdasarkan pendataan sementara, kata dia, mahasiswa yang terdampak langsung bencana di Aceh tercatat 167 orang.
"Mungkin masih bisa bertambah karena untuk data yang belum kita jangkau lebih jauh," kata dia.
Dia menjelaskan mahasiswa terdampak berasal dari sedikitnya 16 kabupaten/kota di Aceh, di antaranya Aceh Tengah, Banda Aceh, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Bireuen, dan Meulaboh.
Selain dampak psikologis, ia menyebut, mahasiswa Aceh di DIY juga menghadapi kesulitan ekonomi pascabencana sehingga Paguyuban Pelajar Aceh di Yogyakarta memutuskan membuka dapur umum.
"Kami masih terkendala komunikasi dengan orang tua di Aceh karena sinyal belum stabil. Banyak teman-teman yang kesulitan secara ekonomi, sehingga kami berinisiatif membuka dapur umum untuk membantu mahasiswa yang bahkan ada yang tidak bisa makan," ujar dia, terkait bencana di Sumatera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Nyadran Makam Sewu Wijirejo Bantul Digelar 9 Februari 2026
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- HUT ke 3, RSUD Saras Adyatma Bantul Perkuat Layanan Wilayah Selatan
- Operasi Keselamatan Progo 2026 di Bantul, 40 Pelanggar Ditindak
- Defisit Etos Republikan Indonesia Jadi Sorotan dalam Diskusi di UGM
- Kisah Hari Terakhir Eyang Meri Sebelum Wafat di Usia 100 Tahun
- Arsenal Vs Chelsea, Modal Menang Arteta Bidik Final Piala Liga Inggris
- Diduga Terkait Tindak Pidana Pasar Modal, Shinhan Sekuritas Digeledah
- Viral Dugaan BAP Direkayasa, Polisi Klaim Hanya Salah Paham
Advertisement
Advertisement



