Aldila Sutjiadi Juara Bad Homburg Open 2026 Jelang Wimbledon
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan lifter Rizki Juniansyah (kanan) dan pemanah Diananda Choirunnisa saat pelepasan Kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/12/2025). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, BANGKOK—Lifter Indonesia Rizki Juniansyah merebut medali emas angkat besi SEA Games 2025 di Chon Buri setelah memecahkan dua rekor dunia pada angkatan clean and jerk serta total angkatan dalam pertandingan di Chon Buri Sports School, Senin (15/12/2025).
“Saya cukup terharu tentunya bangga, tapi bangganya tidak di sini saja, tujuan saya masih Olimpiade Los Angeles 2028, target saya di sana. SEA Games 2025 ini adalah satu lonjakan untuk kejuaraan ke depannya agar saya lebih baik lagi,” ujar Rizki seusai pertandingan.
Sejak awal kompetisi, Rizki Juniansyah tampil dominan. Pada angkatan snatch, ia mencatatkan beban 160 kilogram, yang menjadi fondasi kuat untuk mengamankan posisi teratas klasemen sementara.
Puncak penampilan Rizki terjadi pada angkatan clean and jerk. Ia sukses mengangkat beban 205 kilogram, sekaligus memecahkan rekor dunia pada angkatan tersebut dan memastikan medali emas SEA Games 2025 bagi Indonesia.
Dengan total angkatan 365 kilogram, Rizki Juniansyah kembali mencatatkan rekor dunia baru, melampaui rekor sebelumnya 363 kilogram.
Raihan tersebut menempatkan Rizki Juniansyah di posisi teratas, mengungguli dua pesaing terdekatnya. Atlet Malaysia Muhammad Erry Hidayat finis di posisi kedua dengan total angkatan 336 kilogram, sementara lifter tuan rumah Natthawut Suepsuan menempati posisi ketiga dengan total 335 kilogram.
Rizki menjelaskan pemecahan rekor dunia tersebut merupakan hasil strategi bersama pelatih. Ia sempat berencana memecahkan rekor dunia pada snatch, namun diarahkan untuk menghemat tenaga agar kekuatan maksimal dapat dikeluarkan pada clean and jerk.
“Tadi memang sempat ingin memecahkan rekor di snatch, tetapi tidak dibolehkan oleh pelatih untuk mengisi power clean and jerk. Saya memilih landing di snatch 160 kilogram supaya di clean and jerk bisa lebih santai,” ucap Rizki Juniansyah.
Ia menambahkan bahwa persiapan fisik dan mental menjadi kunci keberhasilannya, termasuk pengaturan istirahat, asupan makanan, serta dukungan keluarga dan tim yang hadir langsung menyaksikan penampilannya di SEA Games 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.