Advertisement
45.032 Warga Sumut Masih Mengungsi Akibat Bencana Alam
Foto udara pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/11/2025). Antara - Syifa Yulinnas
Advertisement
Harianjogja.com, MEDAN— Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat sebanyak 45.032 orang masih mengungsi akibat bencana alam yang melanda provinsi itu.
Berdasarkan laporan Pusdalops Sumut yang diterima di Medan, Minggu mencatat ribuan pengungsi tersebut tersebar sembilan dari 18 kabupaten/kota yang terlanda.
Advertisement
Pusdalops mendatat sembilan kabupaten/kota yakni Kabupaten Tapanuli Utara sebanyak 1.379 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 18.331 orang, Kabupaten Tapanuli Selatan 7.248 orang, Kota Sibolga 4.350 orang dan Kabupaten Humabang Hasundutan 2.200 orang.
Selain Itu, Kota Medan 140 orang, Kabupaten Langkat 11.054 orang, Kabupaten Deliserdang 230 orang dan Kabupaten Serdang begai 100 orang.
BACA JUGA
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut.
"Data merupakan update 7 Desember 2025 pukul 17.00 WIB," ujarnya.
Dia mengatakan, berbagai upaya penanganan bencana telah dilakukan masing-masing wilayah dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
"Untuk perkembangan atas bencana itu akan terus diinformasikan termasuk data-datanya," kata dia
Pusdalops PB mendata 18 kabupaten/kota yang terlanda bencana alam yakni Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, dan Kota Sibolga.
Selain itu, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdangberdagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, dan Kabupaten Pakpak Bharat.
Lalu, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Asahan Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Batubara serta Kabupaten Mandailing Natal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
- Emergency Alert Abu Dhabi Berakhir, UEA Nyatakan Situasi Aman
- Jadi Sorotan Publik, Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 M
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru SIM Keliling Gunungkidul Maret 2026
- Jadwal Pemadaman Listrik Jogja Senin 2 Maret 2026
- BLT Kesra Rp900.000 Maret 2026, Diprediksi Cair Jelang Lebaran
- IHSG Pekan Ini Volatile, Terseret Geopolitik Global
- Wapres Ke-6 RI Try Sutrisno Wafat di RSPAD Jakarta
- Jadwal KA Bandara YIA Xpress 2 Maret 2026, Cek Jam Berangkat dari Tugu
- 7 Komandan IRGC Gugur dalam Serangan AS-Israel
Advertisement
Advertisement








