Advertisement

Ruang Udara Venezuela Ditutup, Caracas Sebut Ancaman Kolonialis

Jumali
Minggu, 30 November 2025 - 10:57 WIB
Jumali
Ruang Udara Venezuela Ditutup, Caracas Sebut Ancaman Kolonialis Donald Trump / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Amerika Serikat mendeklarasikan penutupan ruang udara di Venezuela melalui unggahan Trump, yang langsung menyulut reaksi keras dari pemerintah Venezuela dan kekhawatiran global akan krisis kemanusiaan.

Dalam pernyataannya yang dikutip AFP, Minggu (30/11/2025), Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menulis: "Kepada seluruh Maskapai, Pilot, Pengedar Narkoba, dan Pelaku Perdagangan Manusia. Harap anggap RUANG UDARA DI ATAS DAN SEKITAR VENEZUELA SEPENUHNYA DITUTUP." di platform Truth Social.

Advertisement

Alhasil, Kementerian Luar Negeri Venezuela membalas dengan pernyataan resmi yang mengecam kebijakan tersebut sebagai "agresi baru yang berlebihan, ilegal, dan tidak beralasan terhadap rakyat Venezuela." Mereka juga memperingatkan bahwa langkah ini berpotensi mengganggu program repatriasi hampir 14.000 migran Venezuela yang sedang diproses dari AS.

Dampak pengumuman ini langsung terlihat dalam operasi penerbangan. Situs pelacak FlightRadar24 mencatat penurunan signifikan jumlah pesawat yang beroperasi di wilayah udara Venezuela pada Minggu sore.

Masyarakat Venezuela menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kebijakan ini. Manuel Romero, seorang asisten dapur di Caracas, menyatakan: "Orang perlu bepergian untuk bekerja, berbisnis, dan bertemu keluarga. Kami tidak bersalah atas situasi politik ini," katanya kepada Reuters.

Kekhawatiran serupa diungkapkan Carmen Castillo, seorang pengacara: "Pengumuman itu bisa membuat warga tak bisa menemui keluarga mereka saat liburan akhir tahun. Kami seperti terkurung di Caracas."

Eskalasi ketegangan ini terjadi menyusul peningkatan aktivitas militer AS di Karibia, yang oleh pemerintah Venezuela dianggap sebagai upaya untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro. Di wilayah timur laut Venezuela, warga melaporkan peningkatan patroli keamanan dan gangguan sinyal GPS di tengah memanasnya situasi.

Kebijakan penutupan ruang udara ini juga berpotensi mengganggu program deportasi yang telah berjalan, di mana penerbangan repatriasi migran Venezuela dari AS sebelumnya dilakukan dua kali seminggu sebagai bagian dari pengetatan kebijakan imigrasi pemerintahan Trump.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Top Ten News Harianjogja.com Minggu 30 November 2025

Top Ten News Harianjogja.com Minggu 30 November 2025

Jogja
| Minggu, 30 November 2025, 09:47 WIB

Advertisement

Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global

Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global

Wisata
| Sabtu, 29 November 2025, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement