Advertisement
Banjir Thailand, Korban Meninggal Mencapai 162 Orang
Seorang warga melintasi banjir yang melanda Hat Yai, Provinsi Songkhla, Thailand, Selasa (25/11/2025). ANTARA FOTO/Xinhua - Sun Weitong
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir besar di Thailand selatan terus bertambah menjadi 162 orang. Lebih dari satu juta keluarga terdampak dalam bencana terburuk dalam 25 tahun terakhir itu.
Juru bicara pemerintah Siripong Angkasakulkiat, Sabtu, mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat banjir dahsyat di Provinsi Songkhla saja meningkat menjadi 126 orang, menurut Thai PBS.
Advertisement
Selain Songkhla, jumlah korban tewas di provinsi-provinsi selatan lainnya masing-masing sembilan orang di Nakhon Si Thammarat, empat orang di Phattalung, dua orang di Trang, lima orang di Satun, tujuh orang di Pattani, lima orang di Yala, dan empat orang di Narathiwat.
Banjir tersebut, yang terburuk dalam 25 tahun terakhir, telah menjebak ribuan orang di rumah mereka pekan ini, dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menjanjikan kompensasi uang untuk setiap korban tewas.
BACA JUGA
Teerapat Kachamat, Dirjen Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana, mengatakan pada Kamis (27/11/2025) bahwa banjir melanda 105 distrik di sembilan provinsi di wilayah selatan, berdampak pada lebih dari 1,07 juta rumah tangga dan lebih dari 2,9 juta orang.
Tim tanggap darurat telah dikerahkan untuk membantu evakuasi, mengirimkan makanan dan air, serta menyediakan dapur umum keliling, unit pemurnian air, dan perahu penyelamat.
Anutin mengumumkan keadaan darurat pada Selasa (25/11) di Songkhla, dengan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand ditugaskan untuk memimpin operasi tanggap darurat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Baru Terima SK, Puluhan ASN Gunungkidul Diminta Turun ke Warga
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
- Lalu Lintas Melandai, Korlantas Hentikan One Way Nasional Rabu Sore
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Mensos Bakal Sanksi 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Kerja Usai Lebaran
- Merasa Difitnah Menteri HAM Natalius Pigai Siapkan Langkah Hukum
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
Advertisement
Advertisement







