Advertisement
Iran Tuduh AS dan Israel Langgar Piagam PBB, Siapkan Balasan
Peluru kendali balistik milik Iran, Fateh 110, saat diuji coba beberapa waktu lalu. Wikipedia
Advertisement
Harianjogja.com, ISTANBUL—Iran menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seusai serangan militer gabungan yang terjadi Sabtu (Sabtu, (28/2/2026)). Pemerintah Teheran juga menegaskan sedang menyiapkan respons tegas sebagai bentuk pembelaan terhadap kedaulatan negara.
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan serangan tersebut merupakan agresi militer yang melanggar Pasal 2 ayat 4 Piagam PBB karena menargetkan wilayah Iran. Pernyataan resmi menyebutkan serangan mengenai infrastruktur pertahanan dan lokasi sipil di sejumlah kota, bahkan terjadi saat Iran dan Amerika Serikat masih menjalani proses diplomatik.
Advertisement
Pemerintah Iran menegaskan bahwa selama ini pihaknya memprioritaskan jalur diplomasi untuk mencegah konflik bersenjata. Namun dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa kondisi telah berubah sehingga negara harus mempertahankan diri.
“Kini saatnya telah tiba untuk membela tanah air,” demikian isi pernyataan tersebut, seraya menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran akan merespons dengan “cara yang tegas dan kuat.”
BACA JUGA
Teheran juga menegaskan haknya untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB. Pemerintah Iran menyerukan Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional agar mengutuk serangan gabungan AS dan Israel serta mengambil langkah mendesak atas situasi tersebut.
Sebelumnya, Israel dan Amerika Serikat dilaporkan melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada Sabtu dini hari waktu setempat dengan alasan menghilangkan dugaan ancaman dari pemerintah Iran. Peristiwa ini menambah ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami eskalasi konflik.
Televisi pemerintah Iran turut melaporkan bahwa negara tersebut sedang mempersiapkan respons tegas terhadap Israel pasca-serangan yang disebut dilakukan otoritas zionis. Informasi tersebut disampaikan melalui pernyataan singkat yang diunggah di akun Telegram resmi penyiar pemerintah.
“Iran sedang mempersiapkan respons tegas terhadap Israel.”
Pernyataan Iran terkait dugaan pelanggaran Piagam PBB oleh AS dan Israel ini menunjukkan dinamika konflik internasional yang terus berkembang, sekaligus menegaskan posisi Teheran dalam menghadapi tekanan militer dan diplomatik di kawasan Timur Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Angin Kencang, Rumah Lansia di Paliyan Gunungkidul Rata dengan Tanah
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Hasil Undian Liga Champions: PSG vs Chelsea, Madrid Tantang Man City
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Truk Besar Kerap Parkir Liar, Simpang Eks PJKA Dipasangi Water Barrier
- LPS Gandeng UGM dan UNS Perkuat Riset Kebijakan Penjaminan
- Mudik Lebaran 2026, JJLS dan Jembatan Kabanaran Jadi Andalan
- Cegah Kerusakan Ekosistem, DKP Bantul Musnahkan Ikan Alligator
- Soal Gugatan Larangan Keluarga Presiden, Jokowi: Tunggu Putusan MK
Advertisement
Advertisement





