Sekolah Kekurangan Siswa, Kemendikdasmen Siapkan Kebijakan Baru
Kemendikdasmen bersama Kemendagri menyiapkan kebijakan untuk sekolah yang kekurangan murid, termasuk sekolah dengan siswa di bawah 60 orang.
Ilustrasi BLT. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluhkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Rp900.000 periode Oktober–Desember 2025 yang belum masuk rekening. Kondisi ini dipengaruhi proses penyaluran bertahap dan validasi data yang masih berjalan.
Kementerian Sosial (Kemensos) menjelaskan bahwa perbedaan jadwal antardaerah menjadi penyebab utama ketidaksinkronan pencairan. Selain itu, data di sistem DTSEN yang belum sesuai—mulai dari NIK, nama, hingga status rekening, sering membuat transfer bantuan tertunda. KPM diminta memastikan semua data identitas masih aktif dan sesuai dokumen kependudukan.
Penyebab BLT Kesra Belum Cair
Faktor yang menjadi penyebab dana BLT Kesra belum diterima KPM antara lain:
Penyaluran Bertahap
Dana BLT Kesra tidak dicairkan secara serentak di seluruh wilayah. Setiap daerah memiliki jadwal berbeda, sehingga beberapa penerima harus menunggu lebih lama.
Data Tidak Valid atau Tidak Sesuai
Keterlambatan sering terjadi akibat ketidakcocokan data di sistem DTSEN, misalnya:
Nama berbeda dengan e-KTP
Nomor Induk Kependudukan (NIK) salah
Nomor rekening tidak aktif atau berbeda
Ketidakcocokan ini membuat proses transfer bantuan tertunda.
Jadwal Pencairan PT Pos Berbeda
KPM tanpa rekening bank Himbara menerima BLT Kesra melalui Kantor Pos. Pencairan melalui Pos sering memiliki jadwal berbeda, sehingga waktu penerimaan bisa lebih lama.
Cara Melaporkan BLT Kesra yang Belum Cair
Jika Anda memenuhi syarat tapi belum menerima dana BLT Kesra, segera laporkan melalui jalur resmi Kemensos untuk verifikasi data dan penyelesaian kendala.
Kontak resmi untuk melapor:
Hotline Bansos Kemensos: 0811-10-222-10
SMS: 1708 (Telkomsel, Indosat, 3)
Twitter/X: @lapor1708
Email: [email protected]
Tips: Siapkan data lengkap seperti NIK, nama, alamat, dan alasan pengaduan agar proses verifikasi lebih cepat. Selalu pantau informasi resmi di Instagram @kemensosri
atau situs Kemensos untuk menghindari informasi palsu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemendikdasmen bersama Kemendagri menyiapkan kebijakan untuk sekolah yang kekurangan murid, termasuk sekolah dengan siswa di bawah 60 orang.
Meski terdampak efisiensi anggaran, DisperinkopUKM Kulonprogo tetap mendampingi IKM gula kelapa mengurus sertifikasi halal melalui program jemput.
Sabar/Reza lolos ke 16 besar Japan Open 2026 setelah drama 3 gim. Kemenangan dramatis ini modal berharga hadapi babak selanjutnya
Harga pupuk dan pestisida di Sleman naik akibat bahan baku impor. Pedagang menekan margin keuntungan demi menjaga harga tetap terjangkau bagi petani.
Stefano Lilipaly resmi turun kasta ke Semen Padang FC untuk Championship musim 2026/2027. Simak ambisi besar Kabau Sirah untuk langsung promosi ke Super League.
Ekspor Kulonprogo menunjukkan tren positif pada semester I 2026. Ekspor wig naik 57 persen, sementara gula semut tetap menjadi komoditas unggulan yang diburu.