Advertisement
Cara Mengecek Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu
Ilustrasi BLT. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluhkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Rp900.000 periode Oktober–Desember 2025 yang belum masuk rekening. Kondisi ini dipengaruhi proses penyaluran bertahap dan validasi data yang masih berjalan.
Kementerian Sosial (Kemensos) menjelaskan bahwa perbedaan jadwal antardaerah menjadi penyebab utama ketidaksinkronan pencairan. Selain itu, data di sistem DTSEN yang belum sesuai—mulai dari NIK, nama, hingga status rekening, sering membuat transfer bantuan tertunda. KPM diminta memastikan semua data identitas masih aktif dan sesuai dokumen kependudukan.
Advertisement
Penyebab BLT Kesra Belum Cair
Faktor yang menjadi penyebab dana BLT Kesra belum diterima KPM antara lain:
BACA JUGA
Penyaluran Bertahap
Dana BLT Kesra tidak dicairkan secara serentak di seluruh wilayah. Setiap daerah memiliki jadwal berbeda, sehingga beberapa penerima harus menunggu lebih lama.
Data Tidak Valid atau Tidak Sesuai
Keterlambatan sering terjadi akibat ketidakcocokan data di sistem DTSEN, misalnya:
Nama berbeda dengan e-KTP
Nomor Induk Kependudukan (NIK) salah
Nomor rekening tidak aktif atau berbeda
Ketidakcocokan ini membuat proses transfer bantuan tertunda.
Jadwal Pencairan PT Pos Berbeda
KPM tanpa rekening bank Himbara menerima BLT Kesra melalui Kantor Pos. Pencairan melalui Pos sering memiliki jadwal berbeda, sehingga waktu penerimaan bisa lebih lama.
Cara Melaporkan BLT Kesra yang Belum Cair
Jika Anda memenuhi syarat tapi belum menerima dana BLT Kesra, segera laporkan melalui jalur resmi Kemensos untuk verifikasi data dan penyelesaian kendala.
Kontak resmi untuk melapor:
Hotline Bansos Kemensos: 0811-10-222-10
SMS: 1708 (Telkomsel, Indosat, 3)
Twitter/X: @lapor1708
Email: bansos@kemensos.go.id
Tips: Siapkan data lengkap seperti NIK, nama, alamat, dan alasan pengaduan agar proses verifikasi lebih cepat. Selalu pantau informasi resmi di Instagram @kemensosri
atau situs Kemensos untuk menghindari informasi palsu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Uji Coba Malioboro Full Pedestrian, Pedagang Tetap Bisa Melintas
Advertisement
Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global
Advertisement
Berita Populer
- Bencana Sumbar: 23 Warga Meninggal, 3.900 KK Mengungsi
- 10.000 Bayi di Bantul Jadi Target Imunisasi Heksavalen
- Rencana Insinerator Sampah Batal, Pemkab Sleman Andalkan PSEL Piyungan
- 29 Ribu Warga Bantul Terima BLT Rp900.000 dari Pusat
- Sultan Minta Kemenag Kawal Penuh Embarkasi Yogyakarta
- Satgas Nataru Cepat Aktif, Pertamina Dinilai Lebih Sigap
- Pemkab Bantul Siapkan Jembatan Darurat Lebih Besar di Wunut Imogiri
Advertisement
Advertisement



