33 Negara Siapkan Pangan Darurat, Stok Beras Indonesia 25 Juta Ton
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Ilustrasi BLT. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluhkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Rp900.000 periode Oktober–Desember 2025 yang belum masuk rekening. Kondisi ini dipengaruhi proses penyaluran bertahap dan validasi data yang masih berjalan.
Kementerian Sosial (Kemensos) menjelaskan bahwa perbedaan jadwal antardaerah menjadi penyebab utama ketidaksinkronan pencairan. Selain itu, data di sistem DTSEN yang belum sesuai—mulai dari NIK, nama, hingga status rekening, sering membuat transfer bantuan tertunda. KPM diminta memastikan semua data identitas masih aktif dan sesuai dokumen kependudukan.
Penyebab BLT Kesra Belum Cair
Faktor yang menjadi penyebab dana BLT Kesra belum diterima KPM antara lain:
Penyaluran Bertahap
Dana BLT Kesra tidak dicairkan secara serentak di seluruh wilayah. Setiap daerah memiliki jadwal berbeda, sehingga beberapa penerima harus menunggu lebih lama.
Data Tidak Valid atau Tidak Sesuai
Keterlambatan sering terjadi akibat ketidakcocokan data di sistem DTSEN, misalnya:
Nama berbeda dengan e-KTP
Nomor Induk Kependudukan (NIK) salah
Nomor rekening tidak aktif atau berbeda
Ketidakcocokan ini membuat proses transfer bantuan tertunda.
Jadwal Pencairan PT Pos Berbeda
KPM tanpa rekening bank Himbara menerima BLT Kesra melalui Kantor Pos. Pencairan melalui Pos sering memiliki jadwal berbeda, sehingga waktu penerimaan bisa lebih lama.
Cara Melaporkan BLT Kesra yang Belum Cair
Jika Anda memenuhi syarat tapi belum menerima dana BLT Kesra, segera laporkan melalui jalur resmi Kemensos untuk verifikasi data dan penyelesaian kendala.
Kontak resmi untuk melapor:
Hotline Bansos Kemensos: 0811-10-222-10
SMS: 1708 (Telkomsel, Indosat, 3)
Twitter/X: @lapor1708
Email: [email protected]
Tips: Siapkan data lengkap seperti NIK, nama, alamat, dan alasan pengaduan agar proses verifikasi lebih cepat. Selalu pantau informasi resmi di Instagram @kemensosri
atau situs Kemensos untuk menghindari informasi palsu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Kecelakaan lalu lintas di Kulon Progo turun 44,4% pada pekan pertama Operasi Patuh Progo 2026. Polisi mencatat 15 kejadian.
DPRD DIY mengusulkan pembentukan BUMD khusus pengelola aset daerah untuk meningkatkan PAD di tengah keterbatasan fiskal.
EHEF 2026 menghadirkan 90 kampus Eropa dari 14 negara di UGM pada 4 November. Pengunjung bisa mencari informasi kuliah dan beasiswa gratis.
Inflasi DIY Oktober 2026 mencapai 0,27%. Harga cabai merah, tomat, beras, hingga biaya perguruan tinggi menjadi penyumbang utama.
AKBP Netty Rosdiana mengajukan pengunduran diri dari Polri per 1 September 2026. Ini alasan dan rencana aktivitasnya setelah mundur.