Kadin: Danantara DSI Bisa Tekan Transfer Pricing dan Dongkrak Devisa
Kadin menilai Danantara DSI berpotensi menekan transfer pricing dan underinvoicing sekaligus memperkuat devisa serta tata kelola ekspor nasional.
Foto ilustrasi serangan udara, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, KUALA LUMPUR—Malaysia menyerukan komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera mengambil langkah tegas meredakan eskalasi konflik pascaserangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, yang disusul serangan balasan Iran ke sejumlah negara Asia Barat.
Dalam pernyataan resmi di Kuala Lumpur, Sabtu (28/2/2026), Kementerian Luar Negeri Malaysia mengecam keras seluruh bentuk serangan bersenjata, baik terhadap Iran maupun serangan balasan Iran yang menyasar negara-negara Asia Barat, termasuk Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Qatar.
Langgar Kedaulatan dan Hukum Internasional
Malaysia menilai rangkaian serangan tersebut melanggar prinsip kedaulatan dan integritas teritorial negara, serta bertentangan dengan larangan penggunaan kekuatan sebagaimana diatur dalam Piagam PBB dan hukum internasional.
“Tindakan militer sepihak berisiko memperparah kekacauan di kawasan yang sudah rapuh dan membahayakan keselamatan warga sipil,” tulis Kemlu Malaysia.
Menurut Malaysia, peran aktif PBB dan komunitas internasional menjadi krusial untuk memulihkan perdamaian serta mencegah dampak global yang lebih luas akibat konflik berkepanjangan.
Seruan Menahan Diri dan Kedepankan Diplomasi
Malaysia menegaskan, pada situasi kritis seperti saat ini, seluruh pihak harus menahan diri semaksimal mungkin agar eskalasi tidak semakin meluas dan mengguncang stabilitas kawasan.
Setiap perselisihan, menurut Malaysia, harus diselesaikan melalui dialog dan diplomasi dengan tetap menghormati hukum internasional sebagai landasan utama.
Imbauan untuk Warga Malaysia
Menanggapi serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran serta serangan balasan Iran yang turut menyasar pangkalan militer AS di sejumlah negara Asia Barat, pemerintah Malaysia mengimbau warganya yang berada di wilayah terdampak untuk tetap tenang, waspada, dan menghindari area berisiko.
Malaysia memastikan perwakilannya di negara-negara terkait terus memantau perkembangan situasi guna menjamin keselamatan warganya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kadin menilai Danantara DSI berpotensi menekan transfer pricing dan underinvoicing sekaligus memperkuat devisa serta tata kelola ekspor nasional.
Eksploitasi AI Meta memungkinkan peretas menguasai akun Instagram bernilai tinggi sejak Februari 2026, termasuk akun publik ternama.
Survei Pew Research Center: 48% penduduk Indonesia percaya sihir dan kutukan. Indonesia berada di peringkat ketujuh Asia. Simak ulasan lengkapnya di sini.
Rupiah melemah ke Rp17.882 per dolar AS pada Selasa, 2 Juni 2026. Ketegangan di Selat Hormuz dan data ekonomi AS jadi pemicu utama. Simak analisis lengkapnya di
Polisi Toronto sita 16.000 jersey palsu senilai Rp45 miliar jelang Piala Dunia 2026. Simak tips menghindari penipuan saat membeli merchandise sepak bola.
Janice Tjen siap bangkit di WTA 125 Birmingham Terbuka 2026 setelah musim tanah liat yang menantang. Simak jadwal pertandingan Janice Tjen selengkapnya di sini.