Prancis Tahan Hampir 1.000 Orang dalam Demonstrasi Lanjutan
Hampir 1.000 orang ditahan dalam demonstrasi di Prancis yang diikuti lebih dari 400.000 orang untuk memprotes kenaikan biaya hidup.
PM Jepang Sanae. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketegangan Jepang–China meningkat setelah PM Sanae Takaichi menyatakan kemungkinan respons militer bila China menyerang Taiwan, memicu protes keras Beijing.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Perdana Menteri China Li Qiang tidak bertegur sapa sepanjang KTT G20 di Afrika Selatan akhir pekan ini, di tengah memburuknya hubungan kedua negara setelah pernyataan Takaichi soal kemungkinan serangan China terhadap Taiwan.
Dalam peringatan terbaru, Menlu China Wang Yi mengatakan pemimpin Jepang itu telah mengirim “sinyal keliru” dengan menyatakan kesiapan intervensi militer terkait Taiwan — sebuah “garis merah” yang tidak boleh dilanggar, sebut pernyataan kementeriannya pada Minggu.
Usai menghadiri KTT dua hari yang menjadi debutnya di G20, Takaichi mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak menjadwalkan pertemuan dengan Li.
“Sejak saya menjadi perdana menteri, tekad Jepang untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan, konstruktif, dan stabil tetap tidak berubah,” ujarnya. “Jepang terbuka untuk dialog di berbagai tingkat.”
Takaichi mengakui adanya sejumlah isu yang membebani hubungan Tokyo–Beijing.
“Justru karena ada kekhawatiran dan perbedaan, kita harus menguranginya, saling memahami, dan memperkuat kerja sama. Tentu saja, penting bagi Jepang untuk menyampaikan hal-hal yang perlu disampaikan kepada China,” katanya.
Ketegangan meningkat setelah China memberlakukan peringatan perjalanan ke Jepang dan kembali melarang impor hasil laut Jepang.
Langkah itu diambil setelah Takaichi mengatakan di parlemen pada 7 November bahwa serangan terhadap Taiwan dapat memicu respons militer Jepang.
Pernyataannya ditafsirkan sebagai indikasi bahwa Pasukan Bela Diri Jepang dapat bertindak mendukung sekutu keamanannya, Amerika Serikat, jika China memberlakukan blokade maritim terhadap Taiwan atau melakukan tekanan militer lainnya.
Tokyo menolak tuntutan Beijing agar Takaichi menarik ucapannya, dengan menegaskan bahwa pernyataan itu sesuai dengan posisi pemerintah Jepang selama ini.
Para pendahulu Takaichi sebelumnya telah menyuarakan kekhawatiran atas ancaman China terhadap Taiwan, namun tidak pernah menyatakan secara terbuka bagaimana Jepang akan merespons. Tokyo dan Beijing sudah lama berselisih mengenai isu sejarah, perbatasan, dan berbagai persoalan strategis lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hampir 1.000 orang ditahan dalam demonstrasi di Prancis yang diikuti lebih dari 400.000 orang untuk memprotes kenaikan biaya hidup.
Sebanyak 32.214 bikers Honda dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam rangkaian Honda Bikers Day (HBD) 2026.
PT Mikatasa Agung menggelar kopdar Lem Rajawali bersama pengrajin sofa di Jogja untuk mempererat hubungan pelanggan dan menyerap masukan pengembangan produk.
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
Penembakan dekat Stadion Bragg Memorial di Florida menyebabkan sejumlah korban. Polisi menyelidiki insiden dan jumlah korban belum dipastikan.
Veda Pratama menghormati pembatalan Moto3 Australia 2026 akibat cuaca buruk meski telah meraih pole position di Phillip Island.