Bulog Tambah 150.000 Ton Jagung SPHP, Peternak Bisa Beli Rp5.500 per Kg
Bulog menambah 150.000 ton jagung SPHP dengan harga Rp5.000/kg di gudang untuk membantu peternak mikro menekan biaya pakan.
Menlu Filipina Maria Theresa Lazaro melayangkan protes kepada Menlu China Wang Yi terkait insiden di Ayungin Shoal yang memperkeruh sengketa Laut China Selatan. /Instagram.
Harianjogja.com, KUALA LUMPUR—Menteri Luar Negeri (Menlu) Filipina, Maria Theresa Lazaro, menyampaikan protes keras kepada Menlu China, Wang Yi, terkait insiden yang terjadi di kawasan sengketa Laut China Selatan, tepatnya di sekitar Ayungin Shoal. Protes itu disampaikan saat keduanya bertemu di sela-sela rangkaian pertemuan ASEAN.
Dalam pertemuan tersebut, Lazaro menegaskan keberatan pemerintah Filipina atas tindakan yang disebutnya tidak dapat diterima terhadap personel negaranya. Meski demikian, kedua belah pihak juga membahas pentingnya menjaga komunikasi agar ketegangan tidak semakin meningkat.
Melalui unggahan di akun X pada Rabu (22/7), Lazaro menjelaskan bahwa pembicaraannya dengan Wang Yi membahas hubungan bilateral Filipina dan China, termasuk perkembangan terbaru di Laut China Selatan.
"Saya bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di sela-sela pertemuan ASEAN untuk diskusi terbuka tentang hubungan Filipina-China. Saya menegaskan kembali protes keras kami atas tindakan yang tidak dapat diterima terhadap personel Filipina di dekat Ayungin Shoal," tulis Lazaro di X, Rabu (22/7).
Ia menambahkan, kedua negara juga membahas pentingnya mempertahankan saluran komunikasi yang terbuka sebagai bagian dari upaya mencari penyelesaian atas berbagai perselisihan yang masih berlangsung.
Filipina dan China Saling Tuding
Ketegangan terbaru bermula setelah militer Filipina pada Senin (20/7) menuduh China melakukan tindakan agresif di Laut China Selatan.
Menurut Filipina, anggota Penjaga Pantai China memukul seorang personel Angkatan Laut Filipina menggunakan tongkat kayu hingga menyebabkan cedera fisik.
Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh Penjaga Pantai China. Otoritas China justru menuding Filipina melakukan provokasi dengan sengaja dan menyampaikan informasi yang dinilai tidak sesuai fakta.
Pihak China menyatakan sebuah kapal Filipina dengan sengaja menabrak kapal patroli China. Selain itu, personel di atas kapal tersebut disebut menyerang petugas Penjaga Pantai China menggunakan dayung dan tiang panjang.
Sengketa Laut China Selatan Kembali Memanas
Insiden terbaru ini menambah panjang daftar ketegangan antara China dan Filipina di Laut China Selatan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Kawasan tersebut menjadi salah satu wilayah strategis yang diperebutkan sejumlah negara Asia-Pasifik karena diyakini memiliki cadangan hidrokarbon dalam jumlah signifikan.
Selain China dan Filipina, sengketa di Laut China Selatan juga melibatkan Brunei Darussalam dan Malaysia, yang sama-sama memiliki klaim terhadap sebagian wilayah perairan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog menambah 150.000 ton jagung SPHP dengan harga Rp5.000/kg di gudang untuk membantu peternak mikro menekan biaya pakan.
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara
Bupati Sleman Harda Kiswaya melantik 63 pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator. Pejabat diminta memegang falsafah Golong Gilig dan mengutamakan pelay
Pemkab Kulonprogo dan Kemendag melatih 60 UMKM agar mampu menembus pasar ekspor. Program pendampingan intensif disiapkan selama delapan bulan.
Ketua DPRD Jogja FX Wisnu Sabdono Putro berharap persoalan sampah tuntas pada 2027. PSEL Piyungan dirancang mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Qatar memperingatkan risiko perang regional di tengah perundingan Iran-AS. Teheran menilai tuntutan Washington yang berlebihan menghambat kesepakatan damai.