Advertisement
Roy Suryo Cs Walk Out, Komisi Reformasi Polri Beri Penjelasan
Roy Suryo. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Percepatan Reformasi Polri memberikan penjelasan terkait Roy Suryo, Rismon Sianipar, Tifauzia Tyassuma, Refly Harun, dan beberapa orang lainnya yang walk out atau keluar dari audiensi bersama komisi tersebut.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menjelaskan pihaknya menerima surat permohonan untuk audiensi dari Refly Harun dan kawan-kawan.
Advertisement
Namun, orang-orang yang hadir dalam audiensi tidak sesuai dengan nama-nama dalam daftar surat yang diajukan. “Daftar namanya setelah dikonfirmasi kemarin, itu ada nama-nama yang berstatus tersangka,” katanya, di Gedung PTIK-STIK, Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Sebagai informasi, Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Komisi pun melaksanakan rapat kilat pada Selasa (18/11) dan memutuskan untuk tidak menerima orang-orang yang berstatus tersangka agar adil.
“Kami harus menghargai, menghormati proses hukum yang sudah jalan. Belum terbukti dia salah, tapi kami juga harus memegang etika. Selain hukum, kami juga soal baik buruk etika dan kami pun runding bersama. Maka, kesimpulannya sebaiknya kami sesuaikan saja dengan surat,” ucapnya.
Pada Rabu pagi, Roy Suryo, Rismon Sianipar, Tifauzia Tyassuma, Refly Harun, Said Didu, dan beberapa orang lainnya memilih untuk keluar dari audiensi bersama Komisi Percepatan Reformasi Polri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Relokasi 109 Pedagang Pantai Sepanjang Rampung, Ini Tahap Lanjutannya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Tak Hadirkan Ketum Parpol, Ini Penjelasan Istana
- Anggaran Terbatas, Jalan Rusak Kulonprogo Masih Jadi PR Besar
- Libur Nataru, Konsumsi Pertamax Naik 3,5 Persen
- Polisi Selidiki Kebakaran di Kawasan Sumur Rakyat Blora
- Sejumlah Kapolsek di Bantul Dirotasi, Polres Lakukan Sertijab
- ZoSS SMPN 1 Mlati Rusak, Dishub Sleman Tunda Perbaikan
- Prabowo Minta Prosedur MBG Diperketat Mulai 2026
Advertisement
Advertisement




