Advertisement
Presiden Prabowo Temui Emir Qatar Setelah Israel Serang Doha
Presiden Prabowo Subianto turun dari tangga pesawat kepresidenan di Pangkalan Angkatan Udara Galeao di Rio de Janeiro, Brazil, Sabtu (5/7/2025). Prabowo dijadwalkan menghadiri KTT BRICS pada 6-7 Juli 2025. ANTARA - Andi Firdaus.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Doha, Qatar, untuk bertemu dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani. Presiden akan menyampaikan dukungan Indonesia secara langsung kepada Qatar setelah militer Israel menyerang kawasan pemukiman di Doha.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan Presiden Prabowo setibanya di Doha langsung menemui Sheikh Tamin bin Hamad Al-Thani.
Advertisement
BACA JUGA: Kejagung Sita Sejumlah Aset Tanah Milik Bos Sritex, Segini Nilainya
"Hari ini, Presiden Prabowo terbang ke Doha, Qatar, untuk bertemu dengan Emir Qatar, (Jumat) sore waktu setempat. Presiden memutuskan untuk segera datang ke Qatar pascaserangan Israel ke Doha pada Selasa (9/9/2025) lalu," kata Seskab Teddy, Jumat (12/9/2025).
Teddy, yang mendampingi Presiden Prabowo di Doha, melanjutkan kunjungan Presiden Prabowo itu merupakan bentuk solidaritas dan dukungan secara langsung Indonesia terhadap pemerintah dan rakyat Qatar.
Informasi yang diterima kalangan wartawan menyebutkan, pesawat kepresidenan yang mengangkut Presiden Prabowo dan Seskab Teddy lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat pagi. Setibanya di Doha, Presiden Prabowo langsung menemui Emir Qatar pada Jumat sore.
Militer Israel meledakkan kawasan pemukiman di Doha dengan dalih ingin menargetkan sejumlah petinggi Hamas yang tengah berkumpul untuk membahas kesepakatan gencatan senjata, yang dimediasi oleh Amerika Serikat dan Mesir.
Israel menjatuhkan 10 bom, dan mengerahkan 15 pesawat tempurnya dalam serangan tersebut. Akibat serangan itu, lima anggota delegasi Hamas, dan satu personel keamanan Qatar meninggal dunia. Pemakaman mereka digelar pada Kamis (11/9), dan prosesi shalat jenazah turut dihadiri oleh Emir Qatar.
Pemerintah Qatar menyatakan mereka mempersiapkan respons yang dibuat secara kolektif di kawasan untuk membalas serangan Israel tersebut. "Akan ada respons dari kawasan ini. Respons ini sedang dikonsultasikan dan didiskusikan dengan mitra lain di kawasan," kata Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Rabu.
Qatar saat ini juga mempersiapkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Arab-Islam yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/9). Selepas serangan Israel itu, pemimpin-pemimpin negara juga langsung datang ke Doha untuk menyampaikan dukungan dan solidaritas mereka kepada Emir Qatar. Dari jajaran pemimpin yang datang itu, di antaranya Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, kemudian Putra Mahkota Jordania Pangeran Hussein
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
- Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran, Klaim Hak Bela Diri
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
Advertisement
Waspada Leptospirosis di Kota Jogja, Enam Kasus Ditemukan Awal 2026
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Volume Sampah Ramadan di Jogja Naik, DLH Pastikan Depo Tetap Kosong
- Imunisasi Anak Mudik Lebaran Disarankan 14 Hari Sebelumnya
- Dampak Konflik Timur Tengah, 15 Penerbangan di Bandara Soetta Batal
- Bawaslu Sleman Gencarkan Edukasi Pemilu Sambil Ngabuburit
- Wisata Bantul Sepi Saat Ramadan, Pelaku Usaha Fokus Benahi Fasilitas
- Penerbangan Normal, Amphuri Sebut Umrah DIY Tetap Berjalan
- Imbas Serangan Drone, Kedubes AS di Riyadh Tutup Layanan Total
Advertisement
Advertisement





