iPhone 18 Pro Resmi Dijual, Ini Daftar Negara dan Harganya
iPhone 18 Pro dan Pro Max mulai dijual di 65 negara. Indonesia belum masuk gelombang pertama. Simak harga dan jadwal berikutnya.
Ilustrasi beras - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pertanian (Kementan) menyoroti maraknya peredaran beras premium oplosan di pasaran yang dinilai merugikan konsumen.
BACA JUGA: Beras Oplosan Rugikan Masyarakat Rp100 Triliun
Praktik kecurangan beras oplosan diperkirakan dapat menyebabkan potensi kerugian hingga hampir Rp100 triliun per tahun. Hasil investigasi yang dilakukan Kementan bersama tim pengawasan pangan selama periode 6–23 Juni 2025 menunjukkan temuan mencengangkan.
Dari 268 sampel beras yang dikumpulkan dari 212 merek di 10 provinsi, mayoritas beras premium tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut sebanyak 5,56% beras premium tidak sesuai standar mutu, 59,78% dijual di atas HET, dan 21,66% tidak sesuai berat kemasan.
“Ini sangat merugikan konsumen. Kalau dibiarkan, kerugian bisa mencapai Rp99 triliun per tahun,” kata Amran dalam keterangan tertulis, pada Senin (14/7/2025).
Bahkan untuk kategori beras medium, hasilnya lebih mengkhawatirkan. Disebutkan sebanyak 88,24% tidak memenuhi standar mutu, 95,12% dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET), dan 9,38% beratnya tidak sesuai label pada kemasan. Investigasi ini juga mengungkap bahwa beras kualitas medium kerap dicampur dan dijual sebagai beras premium.
“Berdasarkan hasil investigasi Kementan bersama tim pengawasan pangan di sejumlah wilayah, menunjukkan beras oplosan dijual dengan harga premium, tapi isinya merupakan campuran dengan beras medium atau tidak sesuai standar mutu beras premium,” tutur Amran.
Dia menjelaskan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 6128:2020, beras premium harus memiliki kadar air maksimal 14%, butir kepala minimal 85%, dan butir patah maksimal 14,5%.
Ketentuan ini juga didukung oleh Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2023 tentang Persyaratan Mutu dan Label Beras serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 31/Permentan/PP.130/8/2017 tentang Kelas Mutu Beras.
Sebagai tindak lanjut, Satgas Pangan Polri telah memanggil empat produsen untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran mutu dan pengemasan. Empat perusahaan tersebut adalah Wilmar Group, PT Belitang Panen Raya, PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group), dan PT Food Station Tjipinang.
Berikut daftar merek beras premium yang diduga terlibat dalam praktik pengoplosan:
Wilmar Group
• Sania
• Sovia
• Fortune
• Siip
PT Belitang Panen Raya
• Raja Platinum
• Raja Ultima
PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group)
• Ayana
PT Food Station Tjipinang
• Alfamidi Setra Pulen
• Beras Premium Setra Ramos
• Beras Pulen Wangi
• Food Station
• Ramos Premium
• Setra Pulen
• Setra Ramos
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
iPhone 18 Pro dan Pro Max mulai dijual di 65 negara. Indonesia belum masuk gelombang pertama. Simak harga dan jadwal berikutnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco bisa mengurangi iklan serta menghapus aplikasi bawaan yang tidak diperlukan di HyperOS melalui langkah berikut.
Binance dikabarkan kehilangan aset kripto senilai US$6,3 miliar akibat peretasan. Sebagian dana disebut telah dibekukan, sementara penyelidikan berlangsung.
Giorgio Chiellini pernah mengkritik Mario Balotelli dan Felipe Melo dalam autobiografinya. Pernyataannya memicu kontroversi hingga berujung permintaan maaf.