Mentrans Dorong Hunian Vertikal Tipe 45 di Lokasi Transmigrasi
Mentrans dorong hunian vertikal dan standar rumah tipe 45 di kawasan transmigrasi untuk solusi lahan sempit.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JEPANG—Kecelakaan kerja dalam pembongkaran sebuah gedung terjadi di Jepang Barat. Sebanyak dua orang tewas dalam kecelakaan tersebut, satu di antaranya merupakan WNI atau pekerja magang asal Indonesia berusia 23 tahun bernama Sakti Rahmadani Saputro.
Sedangkan satu orang pekerja Jepang berusia 41 tahun bernama Yoshinori Yoshitani selaku manajer lapangan. Keduanya tewas akibat sesak napas dan sejumlah luka trauma dalam insiden bangunan ambruk di Kurume, Prefektur Fukuoka, Selasa.
"Sekitar pukul 13.40 waktu setempat, Selasa, otoritas diberitahu soal insiden ambruknya bangunan dua lantai yang tak berpenghuni selama 10 tahun," demikian laporan otoritas setempat sebagaimana dikutip Antara, Kamis (16/7/2025)
Tiga pekerja bangunan berhasil dievakuasi dari reruntuhan dan dua di antaranya kemudian dinyatakan meninggal dalam insiden tersebut.
Polisi akan melakukan investigasi guna memastikan penyebab runtuhnya bangunan tersebut, sementara kantor pengawasan ketenagakerjaan setempat akan menyelidiki insiden tersebut sebagai kecelakaan kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentrans dorong hunian vertikal dan standar rumah tipe 45 di kawasan transmigrasi untuk solusi lahan sempit.
GSI SMP Sleman 2026 menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda untuk memperkuat kontingen Sleman pada GSI tingkat DIY.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.