Advertisement
Paus Leo XIV Bersedia Jadi Juru Damai Konflik Bersenjata di Seluruh Penjuru Dunia
Robert Francis Prevost (kiri) menyampaikan pernyataannya setelah terpilih sebagai paus baru di Kota Vatikan, Kamis (8/52025). Robert Francis Prevost yang juga seorang kardinal dari Amerika Serikat terpilih sebagai Paus Leo XIV setelah pemungutan suara rahasia dalam konklaf para kardinal pada hari kedua di Kota Vatikan. ANTARA FOTO/Xinhua/Alberto Lingria - nym.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Demi menyelesaikan konflik bersenjata di berbagai tempat di dunia, Paus Leo XIV menyatakan tekadnya mewujudkan perdamaian dunia serta kesediaan Takhta Suci untuk menjadi mediator.
Sri Paus dalam pertemuan bersama para peserta Jubileum Gereja-Gereja Timur, siap menjadi juru damai.
Advertisement
"Saya akan berusaha sekuat tenaga supaya perdamaian terwujud. Takhta Suci senantiasa siap mempertemukan pihak bertikai untuk berbicara langsung satu sama lain, supaya masyarakat di mana pun dapat sekali lagi menemukan harapan dan kehormatan yang layak, yaitu perdamaian," kata Paus dikutip dari Antara, Kamis (15/5/2025)
BACA JUGA: KPK Menggeledah Rumah Pengusaha di Jakarta Terkait Kasus Dugaan TPPU
Ia pun mendorong para pemimpin dengan sepenuh hati untuk "bertemu, berbicara, dan bernegosiasi".
Bercermin dari konflik-konflik besar yang terjadi "dari Tanah Suci ke Ukraina, dari Lebanon ke Suriah, dari Timur Tengah hingga Tigray (di Ethiopia) dan Kaukasus", Paus menyerukan supaya umat manusia "bangkit dari kengerian semacam itu".
"Kedamaian Kristus bukanlah keheningan yang menyeruak setelah konflik ... tetapi seharusnya adalah hadiah yang berarti bagi semua, hadiah yang membawa kehidupan baru," kata Paus Leo XIV.
BACA JUGA: Rayakan Hardiknas, Kemendikdasmen Ajak Masyarakat Cover Lagu Tujuh Kebiasaan Anak Hebat
"Mari kita berdoa untuk perdamaian ini, yang berarti rekonsiliasi, pengampunan, dan keberanian membalik halaman dan memulai halaman baru," ucap Sri Paus menambahkan.
Dalam pernyataan Minggu pertama setelah resmi menjadi Paus pekan lalu, pemimpin Gereja Katolik tersebut mendorong perdamaian sejati dan berkelanjutan di Ukraina terwujud sedini mungkin.
Konklaf di Vatikan pekan lalu sepakat memilih Kardinal Robert Francis Prevost sebagai Paus ke-267 pada 8 Mei, hari kedua konklaf. Menjadi Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat, Kardinal Prevost memilih nama kepausan "Leo XIV".
Paus Leo XIV menjadi penerus Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April dalam usia 89 tahun akibat stroke. Paus Fransiskus dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, sesuai wasiatnya, pada 26 April.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
Advertisement
Long Weekend Imlek 2026, Puluhan Ribu Orang Tiba di Stasiun Tugu Jogja
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- 1.061 Jemaah Haji Bantul Siap Berangkat Tiga Kloter
- BTPN Syariah dan UNU Gelar UMKM Expo 2026
- Kemensos Buka Kanal Aduan Bansos dan PBI BPJS Kesehatan
- PLN Siagakan 1.700 Personel Hadapi Cuaca Ekstrem
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Skema Pembagian MBG saat Ramadan
- Jelang Ramadan 2026, Mentan Sebut 9 Pangan Sudah Swasembada
- Kasus Korupsi Wonokromo Bantul Masuk Tahap Penyidikan
Advertisement
Advertisement






