Advertisement
KPK Kembali Panggil Penyanyi Indonesia Idol Windy Yunita Terkait Kasus TPPU di Lingkungan Mahmakah Agung
Penyanyi Windy Yunita Ghemary duduk di ruang tunggu sebelum masuk ke ruang pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (13/5/2024). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S - rwa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Penyanyi Windy Yunita Ghemary alias Windy Idol terkait penyidikan terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di lingkungan Mahkamah Agung.
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan selain Windy Idol, penyidik KPK juga memanggil kakak kandung Windy Idol, Rinaldo Septariando (RS). "Baik WY maupun RS dipanggil penyidik KPK terkait penyidikan kasus yang sama," katanya, Kamis (24/4/2025).
Advertisement
BACA JUGA: KPK Segera Periksa Anggota DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti
Sebelumnya, KPK telah memanggil terpidana sekaligus mantan Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan pada Selasa (22/4/2025) dan Rabu (23/4/2025).
Jaksa penuntut umum KPK diketahui pernah menghadirkan Windy Idol dan Rinaldo Septariando sebagai saksi untuk sidang lanjutan Hasbi Hasan dan mantan Komisaris Wika Beton Dadan Tri Yudianto dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA pada 19 Desember 2023.
Dalam sidang tersebut, Windy mengakui pernah melakukan tur helikopter bersama Hasbi Hasan di Bali.
Jaksa KPK lantas mengulik soal pembayaran tur helikopter tersebut. Namun, Windy berdalih tidak tahu siapa yang membiayai dan tidak ingat apakah ada iuran atau tagihan kepada dirinya.
Sementara itu, Hasbi Hasan telah divonis enam tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta setelah terbukti menerima suap pengurusan gugatan perkara kepailitan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana pada tingkat kasasi di MA.
Hasbi Hasan terbukti menerima suap sebesar Rp3 miliar untuk mengurus gugatan perkara kepailitan KSP pada tingkat kasasi dengan tujuan memenangkan debitur KSP Intidana Heryanto Tanaka.
Uang itu diterima Hasbi Hasan dari Heryanto melalui Dadan Tri Yudianto. Adapun Heryanto menyerahkan uang pengurusan gugatan perkara perusahaannya kepada Dadan secara total sebesar Rp11,2 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
- Demi Kopdes Merah Putih, Mendes Minta Izin Minimarket Baru Ditahan
- Menhub Dorong Masjid di Jalur Mudik Jadi Rest Area Lebaran 2026
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
Advertisement
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Belasan Ribu Peserta BPJS Kesehatan Gunungkidul Kembali Aktif
- Forum Alumni ITNY 2026 Bahas Kepemimpinan dan Era AI
- Toprak Akui Kesulitan Adaptasi Ban Depan Michelin di MotoGP
- Volvo Tarik 40 Ribu Mobil Listrik EX30, Diduga Berisiko Kebakaran
- PSIM Jogja 5 Laga Tanpa Kemenangan, Van Gastel Realistis
- Bank Jateng Syariah Raih Penghargaan UMKM Nasional 2026
- Menu MBG SMK 1 Sewon Viral, Pemkab Bantul Turun Tangan
Advertisement
Advertisement






