Advertisement
PHK RRI karena Efisiensi Anggaran, Menaker Buka Suara
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli buka suara soal kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Lembaga Penyiaran Republik Indonesia (RRI).
Yassierli menyampaikan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) masih menunggu laporan tersebut dari lembaga penyiaran tersebut. “Kami sedang menunggu laporannya, kita tunggu ya,” kata Yassierli, Senin (10/1/2025).
Advertisement
Juru Bicara RRI Yonas Markus Tuhuleruw sebelumnya mengungkap, anggaran LPP RRI tahun ini dipangkas sekitar Rp300 miliar atau sepertiga dari pagu 2025 sebesar Rp1,7 triliun. Salah satu komponen yang paling banyak dipangkas yakni biaya operasional.
Akibat adanya pemangkasan biaya operasional, pihaknya mempertimbangkan untuk tidak menggunakan jasa para tenaga lepas. Mengingat, postur anggaran untuk pembayaran pekerja lepas bersumber dari biaya operasional.
BACA JUGA: Dampak Efisiensi Anggaran, RRI Pertimbangkan Putus Kerja Sama Tenaga Lepas
Namun, hal tersebut menjadi pilihan terakhir yang akan ditempuh oleh RRI, mengingat para pekerja lepas sudah bekerja cukup lama untuk lembaga penyiaran tersebut. “Kami prihatin juga dengan kondisi itu. Namun demikian itu adalah pilihan terakhir nantinya,” kata Yonas, Senin.
Kendati terdapat sejumlah satuan kerja (satker) di daerah yang memilih menghentikan sementara para pekerja lepas imbas anggaran yang terbatas, Yonas menilai kebijakan yang diambil bertujuan untuk mengantisipasi persoalan yang mungkin bakal terjadi di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- MotoGP Australia Bertahan di Phillip Island, Usulan Pindah Ditolak
- YouTube Down Hampir 3 Jam, Layanan Global Kini Kembali Normal
- AFTECH dan Easycash Luncurkan MOJANG untuk Literasi Keuangan
- Menteri Perdagangan Bantah Kenaikan Harga Ayam karena MBG
- 80 Negara Tekan Israel Hentikan Ekspansi Tepi Barat
- Kasus Anak Mengakhiri Hidup Jadi Alarm Perlindungan Anak
- Salah Simpan Nasi Bisa Berbahaya, Ini Penjelasan Pakar
Advertisement
Advertisement






